Diserang Iran, Israel Setop Pengiriman Bantuan Kemanusiaan ke Gaza
Rudal Iran menyasar Israel.--
SUMEKS.CO - Dampak dari serangan Iran terhadap Israel, otoritas Negeri Zionis tersebut menutup semua penyeberangan ke Jalur Gaza dan menghentikan pengiriman bantuan kemanusiaan hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Koordinator Kegiatan Pemerintah di Wilayah (COGAT), sebuah unit Kementerian Pertahanan Israel, mengatakan serangkaian langkah keamanan tersebut diberlakukan setelah terjadinya serangan rudal balistik Iran.
The Times of Israel dalam laporannya menyatakan bahwa langkah-langkah tersebut termasuk penutupan semua penyeberangan ke Gaza, penyeberangan Kerem Shalom dan Rafah, hingga pemberitahuan lebih lanjut.
COGAT mengklaim bahwa langkah tersebut tidak akan memengaruhi situasi kemanusiaan di Gaza. Mereka beralasan bahwa jumlah makanan yang masuk ke wilayah kantong tersebut sejak gencatan senjata dimulai telah "jauh melampaui" kebutuhan gizi penduduk berdasarkan standar PBB.
BACA JUGA:15 Pejabat Asosiasi Sepak Bola tak Dapat Visa Piala Dunia 2026, Iran Protes AS
BACA JUGA:Lanjutkan Mediasi Iran-AS, Menteri Pakistan Tiba di Teheran
Namun, organisasi Palestina dan internasional telah berulang kali memperingatkan tentang memburuknya kondisi kelaparan di wilayah tersebut.
Para pejabat Palestina mengatakan Israel belum memenuhi komitmen utama berdasarkan perjanjian gencatan senjata, termasuk mengizinkan masuknya makanan, bantuan kemanusiaan, perlengkapan medis, bahan-bahan untuk tempat tinggal, dan peralatan rekonstruksi ke Gaza sesuai kesepakatan.
Genosida yang dilakukan Israel di Gaza sejak Oktober 2023 telah menewaskan hampir 73.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 173.000 lainnya, sebagian besar perempuan dan anak-anak, menurut data Palestina.
BACA JUGA:Gagal Taklukkan Iran, Trump Terpojok di Dalam Negeri, ini Faktanya
BACA JUGA:Trump Jamin Pertempuran Israel dengan Hizbullah Setop, Perundingan dengan Iran Berlanjut
Meskipun gencatan senjata telah berlaku sejak 10 Oktober 2025 antara Israel dan Hamas, tentara Israel telah menewaskan 961 warga Palestina dan melukai 3.020 lainnya dalam serangan yang hampir setiap hari terjadi, menurut Kementerian Kesehatan Gaza. (dri)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:












