“Mobil kalau misalkan driveshaft sudah mulai oblak, mau enggak mau driveshaftnya harus diganti”.
“Ketiga, bisa jadi memang jedug-nya karena di bagian matic. Biasanya terjadi itu karena di bagian seal dan pistonnya itu sudah mulai melar”, ungkapnya.
Coba 3 Cara Ini
Mobil matic kamu jedug coba 3 cara ini, dan jangan percaya stigma bahwa filter oli matic tidak perlu diganti.
BACA JUGA:Baru 1.000 Km Sudah Jedug Ini Cara Mengatasi Sokbreker Belakang Motor Matik yang Terasa Keras
“Tiga cara agar jedug di mobil matic kalian bisa hilang. Yang pertama adalah ganti oli matic,”
Ya, tiga cara ini bisa sembuhkan jedug dalam mobil matic secara simple.
Lantas apa itu ‘jedug’ pada mobil matic? Jedug bisa kamu merasakan ngempos, tersendat, atau kurang responsif saat jalan, terutama saat nanjak atau akselerasi.
“Kapan kamu harus ganti oli? 40.000 km atau 80.000 km, atau bahkan selama ini (lifetime) tidak pernah diganti?,” tanya host Domo Transmisi.
BACA JUGA:Baru 1.000 Km Sudah Jedug Ini Cara Mengatasi Sokbreker Belakang Motor Matik yang Terasa Keras
Nah, kalau teman-teman ada jedug di mobilnya, coba dulu ganti oli maticnya. Siapa tahu memang sudah waktu untuk ganti oli.
1. Ganti oli matic
“Banyak orang ganti oli matic setiap 40.000 km atau 80.000 km, bahkan ada yang tidak pernah ganti (lifetime). Kalau mobilmu jedug, coba ganti oli matic dulu. Bisa jadi sudah waktunya”, sarannya.
2. Ganti filter oli matic