Uang Hasil COD Dibawa Kabur Driver, Perusahaan Cargo di Palembang Merugi Jutaan Rupiah

Selasa 17-03-2026,21:23 WIB
Reporter : Reigan Riangga
Editor : Julheri

BACA JUGA:Sidang Kasus Dugaan Penggelapan Bisnis Minyak Goreng Ditunda, Kuasa Hukum Kecewa: Hak Klien Kami Diabaikan

Memasuki bulan Maret dan menjelang lebaran, dugaan penggelapan tersebut semakin besar.

Riatri menyebutkan, ada tiga paket dengan total nilai COD mencapai Rp6,3 juta yang diduga tidak disetorkan.

“Menjelang lebaran ini ada tiga paket dengan total COD sekitar Rp6,3 juta yang tidak disetorkan,” katanya.

Lebih lanjut, Riatri membeberkan modus yang digunakan terlapor untuk mengelabui perusahaan.

MA diduga memanipulasi laporan pada sistem pengiriman.

“Modusnya, di sistem dilaporkan barang itu ‘serut’ atau di luar wilayah antar sehingga seolah-olah langsung dikembalikan ke gudang. Selain itu, dia juga beralasan pemilik barang tidak ada di rumah karena sedang liburan,” bebernya.

BACA JUGA:Pelaku Penggelapan Sepeda Motor di Ogan Ilir Diamankan Polsek Indralaya, Modus Mau Pergi ke Area Perusahaan

BACA JUGA:Sidang Kasus Dugaan Penggelapan Bisnis Minyak Goreng Ditunda, Kuasa Hukum Kecewa: Hak Klien Kami Diabaikan

Namun kecurigaan mulai muncul setelah pihak perusahaan melakukan pengecekan lebih lanjut.

Riatri mengatakan, pihaknya kemudian menghubungi langsung para konsumen.

“Setelah kami cek dan tidak ada kejelasan beberapa hari, kami hubungi konsumen. Ternyata mereka bilang barang sudah diterima dan pembayaran sudah dilakukan transfer ke kurir,” jelasnya.

Mengetahui hal tersebut, Riatri langsung menemui MA sepulang kerja. Dalam pertemuan itu, terlapor disebut mengakui perbuatannya.

“Saat kami temui, dia mengakui perbuatannya. Karena khawatir mobil perusahaan dibawa kabur, kami langsung amankan mobil tersebut,” katanya.

Keduanya sempat membuat kesepakatan agar MA mengembalikan uang tersebut.

Namun, janji tersebut tidak ditepati.

Kategori :