Mitsubishi Siapkan Hot Hatch Listrik Bareng Foxtron, Siap Meluncur Tahun 2026 Ini

Jumat 23-01-2026,19:11 WIB
Reporter : Mia
Editor : Mia Utari

Berdasarkan pengujian standar NEDC, jarak tempuhnya diklaim mampu mencapai lebih dari 500 kilometer dalam satu kali pengisian penuh. 

Meski angka tersebut kemungkinan akan lebih rendah dalam pengujian realistis seperti standar EPA, kapasitas ini dinilai cukup untuk kebutuhan harian maupun perjalanan antarkota.

Untuk pengisian daya, kendaraan hatchback listrik Mitsubishi ini mendukung teknologi fast charging hingga 134 kW. Dengan kemampuan tersebut, baterai dapat diisi dari 10 hingga 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit. 

Bagi pengguna di perkotaan, fitur ini memberikan fleksibilitas lebih, terutama bagi mereka yang belum memiliki fasilitas pengisian daya di rumah.

BACA JUGA:Daftar Harga Mitsubishi Xpander Hybrid 2026 dan Jadwal Inden Resmi: Hadirkan Beragam Penawaran Promo Menarik

BACA JUGA:Mitsubishi Outlander PHEV: SUV Plug-in Hybrid Modern yang Efisien dan Ramah Lingkungan

Sentuhan Mitsubishi Tetap Dipertahankan. Meski dikembangkan bersama Foxtron, Mitsubishi menegaskan bahwa mobil ini tidak akan hadir sebagai produk “rebranding” semata. 

Pabrikan berlogo tiga berlian itu disebut akan memberikan sentuhan desain eksterior dan interior khas Mitsubishi, termasuk pengaturan suspensi, karakter kemudi, serta sistem keselamatan yang disesuaikan dengan standar mereka.

Langkah ini penting untuk menjaga kepercayaan konsumen. Bagi Mitsubishi, identitas merek bukan hanya soal logo, tetapi juga soal rasa berkendara, keandalan, dan kemudahan perawatan yang telah dibangun selama puluhan tahun.

Fokus Pasar Australia. Australia dipilih sebagai pasar perdana karena dinilai memiliki karakter konsumen yang terbuka terhadap inovasi kendaraan listrik, khususnya di segmen kompak dan performa. 

Selain itu, kebijakan dan infrastruktur EV di negara tersebut dinilai semakin mendukung, meski masih dalam tahap berkembang.

Hingga kini, Mitsubishi belum memberikan informasi resmi terkait rencana pemasaran ke negara lain, termasuk kawasan Asia Tenggara.

Namun, sejumlah pengamat menilai bahwa jika respons pasar Australia positif, peluang ekspansi ke wilayah lain tetap terbuka.

BACA JUGA:Adu Tangguh Isuzu D-Max 2026 vs Mitsubishi Xpander, Mana Paling Worth It Layak Diincar?

BACA JUGA:Adu Tangguh Isuzu D-Max 2026 vs Mitsubishi Xpander, Mana Paling Worth It Layak Diincar?

Menjawab Tantangan Elektrifikasi. Kehadiran hot hatch EV ini mencerminkan upaya Mitsubishi untuk tetap relevan di tengah perubahan besar industri otomotif global.

Kategori :