Sekolah di OKI Terdampak Banjir Diperbolehkan Belajar Daring
KAYUAGUNG, SUMEKS.CO - Bencana banjir melanda sejumlah desa-desa di Kecamatan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Terjadi sejak pekan lalu.
Atas bencana banjir tersebut, sejumlah pemukiman warga, akses jalan dan termasuk gedung sekolah terdampak banjir.
Atas terdampak banjir itu, pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) selain telah memberikan bantuan dan juga mengevakuasi warga yang terdampak juga memberikan kebijakan kepada sekolah memperboleh untuk belajar daring bagi siswa-siswinya.
Kebijakan proses pembelajaran untuk siswa-siswinya secara daring ini telah disampaikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten OKI.
BACA JUGA:Volume Air Sungai Komering Meningkat Akibatkan Sekolah Terendam Banjir
BACA JUGA:Banjir Genangi Pemukiman Warga Kelurahan Kedaton Kayuagung Capai hingga 50 Centimeter
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKI, Muhammad Refly SSos MM mengatakan, pihaknya telah menyampaikan edaran kepada sekolah-sekolah di Kabupaten OKI diperbolehkan pembelajaran bagi siswa siswi secara daring.
Ini diperuntukkan bagi sekolah yang terdampak banjir. Baik itu sekolah tersebut yang mengalami banjir ataupun akses menuju sekolah tersebut.
"Jadi bagi sekolah yang alami banjir, jalan menuju sekolah banjir ataupun akses ke sekolah terputus bisa dilakukan belajar daring," ujar Refly, Rabu 21 Januari 2026.
Diungkapkan Refly, kebijakan pembelajaran secara daring ini telah disampaikan sejak pekan lalu. Dimana Kabupaten OKI telah dilanda banjir.
BACA JUGA:Sejumlah Rumah di Pinggiran Sungai Desa Sergeni Kayuagung Alami Banjir
BACA JUGA:Air Sugihan Banjir, Bupati OKI Upayakan Perbaikan Pintu Air dan Normalisasi Sungai
Pekan lalu, banjir melanda Kecamatan Lempuing, Lempuing Jaya dan Mesuji. Kini banjir terjadi di beberapa Desa/Kelurahan di Kecamatan Kayuagung.
Termasuk juga melanda di Kecamatan Pedamaran, SP Padang dan Tanjung Lubuk. "Untuk pembelajaran secara daring dilaksanakan hingga keadaan kondusif atau tidak banjir lagi," terangnya.