Nelangsa, IRT di Palembang Korban Tabrak Lari: Tinggalkan 2 Anak Belum Sekolah
Peristiwa lakalantas hingga menyebabkan korban meninggal dunia di Kota Palembang kembali terjadi. Kali ini dialami seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang meregang nyawa di Tempat Kejadian Perkara (TKP) akibat menjadi korban tabrak lari. -Dok.Sumeks.co-
PALEMBANG, SUMEKS.CO - Peristiwa lakalantas hingga menyebabkan korban meninggal dunia di Kota PALEMBANG kembali terjadi. Kali ini dialami seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang meregang nyawa di Tempat Kejadian Perkara (TKP) akibat menjadi korban tabrak lari.
Peristiwa lakalantas maut ini terjadi di Jalan Gub H Bastari, tepatnya seberang kantor BKN Palembang Kelurahan 8 Ulu Kecamatan SU I Palembang, pada Sabtu 14 Februari 2026, kemarin seitar pukul 15.30 WIB.
Diketahui identitas korban yakni, Supriyanti (46) warga Jalan Rama Kasih Kecamatan IT III Palembang. Korban meregang nyawa setelah sepeda motor miliknya ditabrak mobil yang langsung melarikan diri pasca kejadian.
Mirisnya, setelah jasad korban dievakuasi ke RS Bari Palembang, nelangsa lagi korban meninggalkan seorang suami dan dua orang anak yang masih belum bangku sekolah.
BACA JUGA:Lakalantas di Jalintim Desa Celikah Kayuagung, PPPK Paruh Waktu OKI Meninggal Dunia di TKP
Demikian diungkapkan Kanit Gakum Satlantas Polrestabes Palembang, Iptu Hermanto saat dikonfirmasi, Minggu 15 Februari 2026.
Dijelaskan, kronologi peristiwa lakalantas tersebut terjadi berawal korban yang mengendarai Sepeda Motor jenis Yamaha Vega BG 5702 IP dari arah Pasar Induk Kecamatan Jakabaring Palembang menuju Simpang Flyover Jakabaring.
Namun, setibanya di TKP, di Jalan Gub H Bastari, tepatnya seberang jalan depan kantor BKN Palembang, sepeda motor dikendarai korban ditabrak mobil yang brejalan dari araah yang sama.
Pasca kejadian, mobil yang belum diketahui nomor polisi tersebut langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian.
BACA JUGA:Libur Nataru Lakalantas di Tol Terpeka Makan Korban, Penumpang Travel Meninggal Dunia
"Korban meninggalkan seorang suami yang merupakan pedagang es dan dua anak yang masih kecil. Jasad korban telah dibawa pulang keluarga untuk dimakamkan," ujarnya.
"Hiingga kini kita masih mencari identitas mobil yang menabrak korban hingga meninggal dunia. Kami harap pelaku dengan kesadaran untuk segera menyerahkan diri," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

