Banner Pemprov
Pemkot Baru

Volume Air Sungai Komering Meningkat Akibatkan Sekolah Terendam Banjir

Volume Air Sungai Komering Meningkat Akibatkan Sekolah Terendam Banjir

Banjir merendam SD N 1 Ulak Jermun Kecamatan SP Padang, Kabupaten OKI. Foto : Dokumen/Sumeks.Co--

Volume Air Sungai Komering Meningkat Akibatkan Sekolah Terendam Banjir

KAYUAGUNG, SUMEKS.CO - Bencana banjir yang melanda Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) akibat air sungai Komering dan anak sungai meluap serta hujan yang terjadi terus menerus. 

Kini dilaporkan volume air Sungai Komering kembali mengalami peningkatan. Sehingga mengakibatkan rumah sekolah pun terendam banjir. 

Jadi bukan hanya pemukiman warga saja. Dimana sebelumnya bencana banjir terjadi di Kecamatan Lempuing, Lempuing Jaya dan Mesuji. 

Bencana banjir kini merendam pemukiman warga di Kecamatan Kayuagung SP Padang, Pedamaran dan Tanjung Lubuk. 

BACA JUGA:Banjir Genangi Pemukiman Warga Kelurahan Kedaton Kayuagung Capai hingga 50 Centimeter

BACA JUGA:Sejumlah Rumah di Pinggiran Sungai Desa Sergeni Kayuagung Alami Banjir

Dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten OKI, Listiadi Martin melalui Sekretaris, Nova Trissuyanto, banjir kini melanda kecamatan arah ilir. Tercatat banjir melanda 4 Kecamatan. 

Banjir juga menggenangi rumah sekolah yaitu SD Negeri 1 Ulak Jermun Kecamatan SP Padang. Sehingga untuk proses belajar mengajar terpaksa dilakukan daring

"Hari ini kita laporkan bahwa volume air sungai Komering mengalami peningkatan berdasarkan pemantauan permukaan air. Dimana sejumlah pemukiman warga sudah terdampak banjir," jelas Nova, Selasa 20 Januari 2026.

Nova mengungkapkan, ketinggian air bagi warga yang terdampak banjir bervariasi. Seperti di Desa Tanjung Serang, Kecamatan SP Padang ketinggian air mencapai 10-20 centimeter. 

BACA JUGA:Air Sugihan Banjir, Bupati OKI Upayakan Perbaikan Pintu Air dan Normalisasi Sungai

BACA JUGA:Bupati OKI Terima Bantuan Darurat Banjir Senilai Rp395,4 Juta dari BNPB RI

Namun, untuk debit air di Kecamatan SP Padang tersebut mengalami peningkatan. Ini dikarenakan permukaan air Sungai Komering memang terjadi peningkatan signifikan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: