Atas penemuan mayat itu, saksi-saksi yang menemukan dan meminggirkan mayat tersebut merupakan masyarakat Desa Sungai Sodong bersama kepala desa dan perangkat desa.
Selanjutnya, setibanya di lokasi, Polsek Mesuji melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi mayat ke Puskesmas Makarti Mulya dengan dibantu kades dan warga Desa Sungai Sodong.
BACA JUGA:Kapolsek Plaju Palembang Pastikan Mayat Tergeletak Bukan Korban Tawuran, Ada Luka Tembak
BACA JUGA:Penemuan Mayat Perempuan di Semak Desa Muara Baru OKI Terungkap, Pelaku Ingin Kuasai Motor Korban
“Menurut hasil pemeriksaan medis dari pihak Puskesmas Makarti Mulya oleh dr Maya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan diperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar 3–5 hari,” terang dia.
Berdasarkan koordinasi Kapolsek Mesuji AKP Sairoji SH dengan Kanit Reskrim Polsek Karang Dapo Polres Muratara, lanjut dia, diketahui bahwa mayat laki-laki tersebut sebelumnya sedang menjalani proses rawat inap di RSJ Bengkulu dan telah beberapa kali mencoba melarikan diri dari rumah sakit tersebut.
“Kemudian korban sempat diantar oleh pihak keluarga untuk berobat ke Jawa, di tempat keluarga mereka. Namun, berdasarkan kabar dari keluarga di Jawa, korban kembali melarikan diri,” tandasnya.
Masih kata Kapolsek, dari hasil komunikasi langsung dengan orang tua korban yang berada di Muara Rupit Kabupaten Muratara, bahwa pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kejadian tersebut dan akan berupaya menjemput jenazah korban.
“Untuk korban ini kuat dugaan yang mayatnya ditemukan mengambang tersebut, terjun ke sungai untuk mengakhiri hidup,” pungkasnya.