Sejarah Terbentuknya Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, yang Selalu Eksis Pada Peringatan Kemerdekaan RI

Jumat 11-08-2023,11:26 WIB
Reporter : Suci Harahap
Editor : Rappi Darmawan

SUMEKS.CO – Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, setiap tanggal 17 Agustus, diisi dengan upacara pengibaran bendera merah putih. 

Upacara wajib dilaksanakan instansi pemerintahan dan swasta. Saat pelaksanaan upacara, terdapat pasukan pengibaran bendera yang bertugas mengibarkan bendera. 

Nah, sejak kapan ada pasukan pengibar bendera dalam upacara pengibaran bendera merah putih? Berikut hasil penelusuran SUMEKS.CO : 

Pembentukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) sesuai Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga RI Nomor 14 Tahun 2017 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 0065 Tahun 2015 tentang Penyelanggaran Kegiatan Pengibar Bendera Pusaka.

BACA JUGA:32 Anggota Paskibraka Kota Palembang Siapkan Diri untuk Upacara HUT RI Ke-78 di BKB Palembang


Pasukan Pengibar Bendera Pusaka.--net

Disebutkan bahwa Pasukan Pengibar Bendera Pusaka lahir bersama dengan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Saat itu proklamasi dikumandangkan di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Jakarta, pada Jumat, 17 Agustus 1945 tepat pukul 10.00 pagi.

Diwaktu yang sama untuk kali pertamanya secara resmi bendera kebangsaan Merah Putih dikibarkan oleh dua orang pemuda pemudi. Dimana saat itu dipimpim oleh Latief Hendraningrat.

BACA JUGA:CATAT! Ini Hasil Seleksi Paskibraka Utusan 17 Kabupaten/Kota se-Sumsel, 50 Lulus Provinsi, 2 Tingkat Nasional

Meskipun demikian ternyata perjuangan  masih belum berakhir, pasukan Belanda masih ingin menguasai Indonesia sehingga pertempuran masih tetap berlanjut.

Dalam kondisi genting, Presiden dan wakilnya meninggalkan Jakarta dan pergi menuju Yogyakarta dengan menggunakan kereta api dan membawa bendera pusaka, seiring ibukota akan dipindahkannya ke Yogyakarta.

Kemudian ide tentang membentuk Paskibra di Indonesia muncul pada tahun 1946 saat Presiden Soekarno memanggil ajudannya Mayor Husein Mutahar, untuk satu dan lain hal.

Dia dipanggil untuk mempersiapkan upacara kenegaraan yang akan memperingati Proklamasi Kemerdekaan RI, pada tanggal 17 Agustus 1946 di Istana Presiden Gedung Agung, Yogyakarta.

BACA JUGA:Semangat Kemerdekaan, Wali Kota Palembang Bersama Forkopimda Bagikan 8.050 Bendera Merah Putih

Kategori :