85 Hasil Ujian PPPK Nakes Kota Prabumulih Bermasalah, 6 Nakes Banyak Dibatalkan Kelulusan, Ini Pemicunya

Rabu 25-01-2023,20:43 WIB
Reporter : Dian Cahyani
Editor : Edward Desmamora

PRABUMULIH, SUMEKS.CO - Buntut adanya pengaduan sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) terkait dugaan kecurangan dalam seleksi PPPK tenaga kesehatan. 

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih menggelar rapat bersama BKPSDM, Dinas Kesehatan, serta Dirut RSUD Kota Prabumulih di ruang rapat DPRD, Rabu 25 Januari 2023.

Rapat digelar tertutup, awak media hanya diperbolehkan masuk untuk mengambil gambar dan kemudian dipersilahkan menunggu di luar. 

Dibincangi usai rapat, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Prabumulih, Beni Rizal mengatakan, pihaknya diundang rapat oleh DPRD terkait penyampaian aspirasi dari warga kota Prabumulih.

BACA JUGA:Hasil Seleksi Calon PPPK Nakes OKI Diumumkan 2 Januari 2023, Perebutkan 248 Formasi

Di mana saat ini berstatus sebagai tenaga kesehatan (Nakes) Kota Prabumulih yang menyampaikan keluh-kesahnya terhadap seleksi PPPK Nakes.

"Jadi ada beberapa orang yang menyampaikan keluh-kesah. Dimana yang pertama (tahap awal, red) diumumkan mereka lulus dan mereka ini sebenarnya belum tahu lulus atau tidak karena masih menunggu masa sanggah dan hasil finalisasi dari BKN," sebutnya.

Setelah ada hasil finalisasi BKN, barulah pihaknya selaku BKPSDM akan mengumumkan hasil sanggahan dari masing-masing peserta yang saat ini sudah habis masa lanjut dengan jawab sanggahan. 

Setelah itu semua selesai, barulah pihaknya kembali mengumumkan tenaga kesehatan PPPK yang lulus dimana saat ini pihaknya masih menunggu jadwal BKN kapan masa jawab sanggah tersebut selesai.

BACA JUGA:Pemkab OKI Beri Kesempatan Ribuan Honorer Nakes Jadi PPPK

Dia pun tak menapik, permasalahan ini muncul pasca pengumuman PPPK tahap I ada masa sanggah dan beberapa peserta menyanggah kelulusan peserta yang lain. 

"Kurang lebih sembilan orang, tapi itu sebenarnya yang terjadi kesalahan sebanyak 85 orang," terangnya.

Lebih lanjut, pria yang juga menjabat Ketua KONI Prabumulih itu menambahkan, kesalahan rata-rata terkait Keputusan KemenPAN-RB 968 tentang pemberian afirmasi dan tata cara pelaksanaan tes tenaga kesehatan di kota Prabumulih khususnya.

Disinggung banyaknya keluhan Nakes dengan afirmasi yang diberikan tak sesuai dengan masa kerja, pria yang pernah menjabat Kabag Humas dan Protokol Prabumulih itu menyampaikan, kalau sesuai dengan keputusan MenPAN-RB tersebut, tidak ada curang. 

BACA JUGA:Pemkab OKI Beri Penghargaan Nakes sebagai Pahlawan Pandemi

Kategori :