Banner Pemprov

Ini Harapan Besar Pengurus NU Sumatera Selatan kepada Gus Rozin: Perkuat Ranting dan Pesantren

Ini Harapan Besar Pengurus NU Sumatera Selatan kepada Gus Rozin: Perkuat Ranting dan Pesantren

Calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Gus Rozin saat berdialog dengan pengurus NU se Sumsel-foto: dok-

Palembang, SUMEKS.CO – Calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin bersilaturahmi bersama jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Sumatera Selatan.

Ajang ini menjadi ruang dialog mengenai arah kepemimpinan Nahdlatul Ulama memasuki abad kedua.

Dalam forum tersebut, para pengurus menyampaikan berbagai harapan agar PBNU ke depan semakin dekat dengan ranting, memperkuat kemandirian jamaah, serta menjaga marwah pesantren.

Dalam sambutannya, Sekretaris Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Selatan, H. Ir. Ahmad Syarifudin Zuber menyampaikan bahwa tujuh PCNU di Sumatera Selatan baru saja menyelesaikan Konferensi Cabang (Konfercab) dan telah siap mengikuti Muktamar Nahdlatul Ulama.

BACA JUGA:Terobosan Gubernur Sumsel Hadirkan Kampus Sekolah Ekspor: Barometer Pengusaha Muda Indonesia

BACA JUGA:Buku Sejarah NU Sumsel Resmi Diluncurkan, Kapolda Hadiri Momen Penguatan Sinergi Ulama dan Polri

Menurutnya, momentum tersebut menjadi kesempatan penting bagi para pengurus cabang untuk menyampaikan aspirasi mengenai arah kepemimpinan PBNU lima tahun mendatang.

Pada kesempatan itu, Gus Rozin memaparkan pandangannya mengenai tantangan NU memasuki abad kedua.

Menurut Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah tersebut, setiap periode kepemimpinan selalu dihadapkan pada tantangan untuk menjaga ukhuwah Nahdliyin di tengah dinamika organisasi yang semakin kompleks.

Karena itu, kebijaksanaan dalam berorganisasi menjadi modal utama untuk menjaga persatuan.

BACA JUGA:Drama 7 Penendang! Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Pelatih Menangis Haru, Persib Bandung Gagal Penalti

BACA JUGA:Polsek Pampangan Sampaikan Sosialisasi Karhutla Malam Hari ke Masyarakat

"Terkadang kita perlu mundur satu atau dua langkah demi menjaga ukhuwah dan memperkuat persatuan organisasi. Yang paling penting adalah NU tetap utuh dan mampu terus berkhidmah kepada umat," ujar Gus Rozin.

Menurut Pengasuh Pesantren Maslakul Huda Kajen, Pati, itu, persatuan organisasi merupakan fondasi agar NU dapat menjalankan perannya sebagai masyarakat sipil keagamaan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: