Peringatan Hardiknas 2026, Kakanwil Kemenag Sumsel Refleksi Spirit Ki Hajar Dewantara

Peringatan Hardiknas 2026, Kakanwil Kemenag Sumsel Refleksi Spirit Ki Hajar Dewantara

Kemenag Sumsel menyelenggarakan upacara peringatan Hardiknas 2026, yang dipusatkan di MTs Negeri 2 Palembang, Sabtu, 2 Mei 2026.--

PALEMBANG, SUMEKS.CO - Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan, menyelenggarakan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.

Penyelenggaraan upacara peringatan Hardiknas 2026 tersebut, dipusatkan di halaman MTs Negeri 2 Palembang, Sabtu, 2 Mei 2026.

Bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hardiknas 2026 di lingkungan Kemenag Sumsel, yakni, Kakanwil Kemenag Sumsel, H Syafitri Irwan.

Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil membacakan sambutan tertulis Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) yang mengusung visi "Pendidikan Bermutu untuk Semua".

BACA JUGA:Empat Tahun Abai Soal Nafkah Anak, Oknum Pegawai Kemenag Sumsel Dipolisikan Mantan Istri

BACA JUGA:Kakanwil Kemenag Sumsel Hadiri Takziah Ibunda Kakan Kemenag OKU di Palembang

Dalam amanat yang dibacakannya, Syafitri Irwan menyampaikan bahwa Hardiknas adalah momentum untuk menghidupkan kembali spirit pendidikan nasional yang pada hakikatnya adalah proses memanusiakan manusia.

Ia menekankan kembali ajaran Ki Hajar Dewantara mengenai sistem among, yaitu asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pendampingan).

"Pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita, kita berupaya membangun SDM yang unggul untuk menjadikan Indonesia negara yang maju dan bermartabat," ujar Syafitri mengutip sambutan Menteri.

BACA JUGA:Perkuat Benteng Pelajar dari Paham Radikalisme, Kemenag Sumsel Jalin Sinergi dengan Densus 88

BACA JUGA:Kapan Lebaran Idulftiri 1447 H? Kanwil Kemenag Sumsel Siap Gelar Rukyatul Hilal Serentak, Kamis 19 Maret 2026

Guna mencapai cita-cita tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menetapkan lima kebijakan strategis melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). 

Revitalisasi dan Digitalisasi: Pembangunan sarana fisik yang nyaman dan penyediaan papan interaktif digital (PID) di ratusan ribu satuan pendidikan.

Peningkatan Kompetensi dan Kesejahteraan Guru: Pemerintah memberikan beasiswa Rp3.000.000 per semester bagi guru yang belum S1. Selain itu, tunjangan sertifikasi kini dinaikkan dan ditransfer langsung setiap bulan guna menjamin ketenangan guru dalam mengajar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait