Kemenkum Sumsel Perkuat Ekosistem Kopi, Dorong Daya Saing Global melalui Indikasi Geografis
Kemenkum Sumsel mendorong penguatan ekosistem kopi daerah melalui optimalisasi pelindungan Indikasi Geografis (IG) sebagai strategi meningkatkan daya saing produk di pasar global. --
PALEMBANG, SUMEKS.CO - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan (Kemenkum Sumsel) mendorong penguatan ekosistem kopi daerah melalui optimalisasi pelindungan Indikasi Geografis (IG) sebagai strategi meningkatkan daya saing produk di pasar global.
Hal ini disampaikan dalam diskusi sinergi ekosistem kopi yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri Provinsi Sumatera Selatan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Maju Amintas Siburian, diwakili Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Alkana Yudha, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan yang berlangsung di Hotel Swarna Dwipa.
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Pengembangan Ekosistem Perdagangan Kopi Melalui Optimalisasi Sistem Resi Gudang, Penguatan Indikasi Geografis, dan Sistem Monitoring Berbasis IT” diikuti puluhan peserta dari berbagai sektor.
BACA JUGA:Gubernur Babel Libatkan Kakanwil Kemenkum dalam Uji Kompetensi ASN
BACA JUGA:Evaluasi WBK/WBBM 2026, Kemenkum Babel Fokus Tingkatkan Layanan
Alkana Yudha, Selasa (5/5), menegaskan bahwa Indikasi Geografis memiliki peran vital dalam meningkatkan nilai tambah produk lokal, khususnya Kopi Robusta Pagar Alam.
Sejak memperoleh sertifikat IG dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) pada tahun 2024, produk tersebut mengalami peningkatan nilai ekonomi karena kualitasnya telah diakui sebagai kopi premium yang terstandarisasi.
“Indikasi Geografis memberikan jaminan keaslian dan kualitas produk. Saat ini, MPIG Kopi Robusta Pagar Alam telah berhasil menembus pasar internasional melalui ekspor ke Malaysia dan Australia. Ini membuktikan bahwa pelindungan kekayaan intelektual menjadi kunci daya saing produk lokal,” jelasnya.
Sementara itu, Kakanwil juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor antara pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha dalam membangun ekosistem perdagangan yang tangguh.
BACA JUGA:Apel Gabungan, Kemenkum Babel Dorong Pelayanan Publik Lebih Optimal
BACA JUGA:Kemenkum Sumsel Perkuat Komitmen Kinerja dan Kolaborasi Lewat Apel Pagi
“Kemenkum Sumsel siap mengawal aspek legalitas dan pelindungan produk unggulan daerah. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, kami optimistis potensi daerah dapat memberikan manfaat ekonomi yang maksimal bagi masyarakat,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





