Volvo EX30 2026 Hadir Lebih Murah Usai Recall Baterai, Ini Spesifikasinya

Volvo EX30 2026 Hadir Lebih Murah Usai Recall Baterai, Ini Spesifikasinya

Volvo resmi menurunkan harga EX30 2026 setelah proses recall baterai, menjadikannya salah satu SUV listrik premium dengan banderol lebih kompetitif di pasar global.--

SUMEKS.CO - Volvo resmi menurunkan harga EX30 2026 setelah proses recall baterai, menjadikannya salah satu SUV listrik premium dengan banderol lebih kompetitif di pasar global.

Di April 2026 ini Volvo kembali menjadi sorotan di pasar kendaraan listrik, khususnya di China. Setelah sempat diterpa isu recall baterai, kini produsen asal Swedia tersebut menghadirkan langkah strategis dengan meluncurkan Volvo EX30 model 2026 dengan harga yang lebih terjangkau. 

Peluncuran Volvo EX30 2026 ini diyakini sebagai upaya untuk memulihkan kepercayaan konsumen sekaligus memperkuat daya saing di segmen SUV listrik kompak.

Dilansir dari Carnewschina, Volvo EX30 2026 hadir dengan penyesuaian harga yang lebih kompetitif di pasar China. 

BACA JUGA:Chery QQ3 EV, Mobil Listrik dengan Dimensi Lapang dan Jarak Tempuh Jauh Jadi Primadona Baru

BACA JUGA:LAGI, Mobil Listrik Rp100 Jutaan Meluncur, Wuling Hongguang Mini EV 2026 Makin Canggih

Penurunan harga ini dilakukan di tengah tekanan industri kendaraan listrik (EV) yang semakin sengit, terutama dari produsen lokal yang agresif dalam menawarkan harga rendah.


Volvo resmi menurunkan harga EX30 2026 setelah proses recall baterai, menjadikannya salah satu SUV listrik premium dengan banderol lebih kompetitif di pasar global.--

Secara spesifikasi Volvo berupaya menjaga daya tarik EX30 sebagai SUV listrik premium yang tetap terjangkau. Langkah tersebut juga dinilai sebagai respons terhadap penurunan minat konsumen setelah isu keselamatan baterai mencuat beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Volvo melakukan recall besar terhadap EX30 secara global. Lebih dari 40.000 unit terdampak akibat potensi masalah pada baterai yang berisiko mengalami overheating hingga kebakaran.

Masalah ini berasal dari sel baterai yang dipasok oleh pemasok di China. Sebagai langkah mitigasi, Volvo mengambil tindakan cepat, mulai dari penggantian modul baterai secara gratis hingga imbauan kepada pengguna untuk membatasi pengisian daya maksimal hingga 70 persen. Selain itu, Volvo juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas dan sistem baterainya.

BACA JUGA:iPhone 17 Pro Max Tetap Premium, iPhone Air Jadi Lebih Terjangkau

BACA JUGA:Berkat Dukungan BRI, Perempuan Tangguh Ini Sukses Kembangkan Usaha Kue dan Banjir Pesanan

Langkah recall tersebut diperkirakan menimbulkan biaya signifikan bagi perusahaan dan sempat menjadi pukulan bagi reputasi Volvo yang selama ini dikenal sebagai merek dengan standar keselamatan tinggi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait