Banner Pemprov

Satu Juta Warga Hadiri Pemakaman Komandan Iran Korban Serangan AS-Israel

Satu Juta Warga Hadiri Pemakaman Komandan Iran Korban Serangan AS-Israel

Jutaan warga Iran menghadiri pemakaman korban serangan AS–Israel, termasuk komandan militer dan warga sipil.--

Jutaan Warga Hadiri Pemakaman Komandan Militer dan Warga Sipil Korban Perang di Teheran

Teheran, SUMEKS.CO - Sekitar satu juta warga dilaporkan berkumpul di pusat Kota Teheran untuk mengikuti prosesi pemakaman sejumlah komandan militer Iran dan warga sipil yang tewas dalam serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada hari pertama perang yang sedang berlangsung.

Prosesi pemakaman dimulai dari Enghelab Square, salah satu lokasi utama di ibu kota Iran. Sejak pagi hari,pada Rabu (11 Maret 2026) warga telah memadati kawasan tersebut sambil membawa bendera Iran dan foto para korban yang disebut sebagai syuhada.

Kerumunan terus bertambah seiring kedatangan warga dari berbagai wilayah. Stasiun metro Enghelab juga dipenuhi penumpang yang turun dan langsung bergabung dengan massa yang mengikuti prosesi.

Di antara tokoh yang dimakamkan dalam prosesi tersebut terdapat sejumlah pejabat militer dan pemerintahan tingkat tinggi Iran.

Mereka antara lain Letnan Jenderal Abdolrahim Mousavi, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran; Letnan Jenderal Mohammad Pakpour, Panglima Garda Revolusi Iran (IRGC); Laksamana Ali Shamkhani, Sekretaris Dewan Pertahanan Iran; serta Mayor Jenderal Aziz Nasirzadeh, Menteri Pertahanan Iran.

BACA JUGA:Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir, Ancam Serangan 20 Kali Lebih Keras ke Teheran

BACA JUGA:Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Gantikan Ayatollah Ali Khamenei, Bagaimana Reakasi Warga Iran?

Selain itu, prosesi pemakaman juga menghormati Mohammad Shirazi, kepala kantor pemimpin tertinggi Iran yang wafat, serta sejumlah komandan lainnya.

Tidak hanya pejabat militer, sejumlah warga sipil yang menjadi korban serangan juga turut dimakamkan dalam prosesi tersebut. Beberapa di antaranya merupakan anggota keluarga yang meninggal bersama dalam serangan militer.

Korban termuda dalam tragedi tersebut adalah seorang bayi perempuan berusia dua bulan bernama Zeynab.

Upacara pemakaman diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan pemutaran lagu kebangsaan Iran.

Para penyanyi religi kemudian membacakan elegi untuk mengenang para korban. Di tengah prosesi tersebut, sistem pertahanan udara Teheran sempat diaktifkan, yang memicu sebagian massa meneriakkan slogan-slogan dukungan serta kecaman terhadap Amerika Serikat.

Prosesi kemudian bergerak dari Enghelab Square menuju persimpangan Vali-Asr, salah satu jalur utama di ibu kota Iran.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: