Menyiasati Tekanan Fiskal, Daerah Perlu Opsi Pembiayaan Alternatif
Kegiatan Forum Konsultasi Publik RKPD Kabupaten OKI Tahun 2027 di Kayuagung, di Aula Bappeda OKI. Foto : Dokumen/Sumeks.Co--
Menyiasati Tekanan Fiskal, Daerah Perlu Opsi Pembiayaan Alternatif
KAYUAGUNG, SUMEKS.CO - Di tengah tekanan fiskal dan keterbatasan ruang anggaran, pemerintah daerah dituntut lebih kreatif mencari sumber pembiayaan agar pembangunan tetap berjalan dan pelayanan publik terjaga.
Optimalisasi APBD dinilai harus dibarengi strategi pemanfaatan berbagai sumber pendanaan alternatif.
Kepala Bappeda Sumatera Selatan, Dody Eka Prasetyo, mengatakan kepala daerah memiliki kewenangan konstitusional dalam pengelolaan keuangan. Karena itu, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) wajib memahami siklus perencanaan hingga pertanggungjawaban anggaran.
“Perencanaan yang matang menentukan apa yang dianggarkan, dilaksanakan, dan dipertanggungjawabkan,” ujarnya dalam Forum Konsultasi Publik RKPD Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Tahun 2027 di Kayuagung, Kamis 26 Februari 2026.
BACA JUGA:Safari Ramadan Pemkab OKI: Ibadah Khusuk, Pelayanan Publik Tetap Jalan
BACA JUGA:Pemkab OKI Laksanakan Safari Ramadan di 20 Lokasi Desa, Lusa Dijadwalkan ke Desa Bumi Agung
Menurut Dody, setidaknya ada sembilan sumber pendanaan yang bisa dioptimalkan: Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana transfer pusat, BUMD, BLUD, pemanfaatan aset daerah, pinjaman melalui obligasi dan sukuk.
Termasuk skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha, CSR, serta dukungan anggaran kementerian dan lembaga.
Ia mengakui Transfer Keuangan Daerah menurun, namun sebagian kembali ke daerah dalam bentuk program nasional.
Selain memperluas sumber dana, OPD diminta menerjemahkan visi-misi kepala daerah ke dalam program terukur.
BACA JUGA:Jamin Karir ASN, Pemkab OKI Mantap Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Data
BACA JUGA:Perkuat Disiplin ASN, Pemkab OKI Terapkan Absensi Digital
Percepatan realisasi belanja, inovasi pengelolaan PAD tanpa membebani masyarakat, pemanfaatan program strategis nasional, serta kemudahan investasi bagi swasta menjadi empat langkah yang dinilai dapat menopang pertumbuhan ekonomi daerah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:






