KT Anggota DPRD Muara Enim Aktif Beserta Anaknya Terjaring OTT, Kajati Sumsel Warning Kepala Daerah
KT Anggota DPRD Aktif Beserta Anaknya Terjaring OTT, Kajati Sumsel Warning Kepala Daerah--Fadli
SUMEKS.CO,- Seorang anggota DPRD aktif berinisial KT terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel), Rabu 18 Februari 2026.
Penangkapan ini sontak menjadi perhatian publik, mengingat KT masih berstatus sebagai wakil rakyat aktif.
Tak hanya itu, dalam operasi tersebut, tim penyidik juga turut mengamankan anak KT berinisial RA, yang diduga ikut terlibat dalam perkara tersebut.
Kepala Kejati Sumsel, Ketut Sumedana, dalam keterangan resminya menjelaskan bahwa sebelum dilakukan OTT, tim penyidik sebenarnya telah melakukan proses penyidikan selama kurang lebih satu minggu.
BACA JUGA:Live Malam Ini, KPK Gelar Konferensi Pers OTT Dugaan Korupsi di Kota Madiun dan Kabupaten Pati
Langkah tersebut merupakan bagian dari pendalaman informasi terkait dugaan penerimaan fee proyek di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muara Enim.
“Nilai kontrak proyek sebesar Rp7 miliar pada kegiatan pengembangan jaringan irigasi di Kecamatan Tanjung Agung. Dari fee proyek tersebut, uang senilai Rp1,6 miliar diduga digunakan untuk membeli satu unit mobil mewah jenis Alphard,” ungkap Ketut Sumedana.
Mobil Alphard yang diduga dibeli dari aliran dana fee proyek itu kini telah diamankan sebagai barang bukti.
Penyidik menduga kendaraan tersebut merupakan bagian dari gratifikasi atau suap yang berkaitan dengan pelaksanaan proyek pengembangan jaringan irigasi tersebut.
Lebih lanjut, Ketut menyampaikan bahwa hingga saat ini penyidik telah memeriksa sedikitnya 10 orang saksi guna mendalami konstruksi perkara.
BACA JUGA:Dua Tersangka OTT Pemerasan Forum Kades Pagar Gunung Diserahkan ke Jaksa
BACA JUGA:Kejari Palembang Tegaskan Tidak Ada OTT, Hanya Penggeledahan Kasus Korupsi di Dua Kantor Dinas
Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengurai peran masing-masing pihak, baik dari unsur pemerintah maupun swasta.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

