Banner Pemprov

Lebih dari 1.050 Hari Tanpa LTI, PEP Zona 4 Perkuat Budaya Keselamatan Kerja

Lebih dari 1.050 Hari Tanpa LTI, PEP Zona 4 Perkuat Budaya Keselamatan Kerja

PEP Zona 4 mencatat Zero LTI lebih dari 1.050 hari hingga akhir Januari 2026 berkat disiplin memprioritaskan keselamatan di seluruh wilayah operasi. --

PRABUMULIH, SUMEKS.CO - PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 mencatat, lebih dari 1.050 hari Zero LTI (Lost Time Injury) di seluruh wilayah operasi hingga akhir Januari 2026. 

Catatan ini menegaskan komitmen perusahaan memperkuat budaya keselamatan kerja di seluruh wilayah operasi.

LTI adalah cedera akibat kecelakaan kerja yang mengakibatkan pekerja tidak bisa melaksanakan pekerjaannya selama satu hari kerja atau lebih setelah kejadian.

Indikator ini menjadi acuan utama kinerja keselamatan kerja, karena mencerminkan tingkat risiko operasional dan efektivitas penerapan sistem Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).

BACA JUGA:Perkuat Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum, Kilang Pertamina Plaju Pererat Sinergi bersama Kejati Sumsel

BACA JUGA:Gagalkan Pencurian Minyak, Pertamina Jaga Ketahanan Energi

"Keberhasilan operasi tidak hanya ditentukan oleh pencapaian produksi, tetapi juga oleh kemampuan menjaga seluruh pekerja kembali ke keluarga dalam keadaan selamat," kata General Manager PEP Zona 4, Djudjuwanto, dalam puncak peringatan Bulan K3 PEP Zona 4 di Prabumulih, Kamis, 12 Februari 2026.

Hingga 31 Desember 2025, PEP Zona 4 mencatat 84.886.219 safe manhours dengan Total Recordable Injury Rate (TRIR) 0,06. Capaian tersebut mencerminkan konsistensi penerapan HSSE di seluruh wilayah operasi.

PEP Zona 4 berhasil menjaga keselamatan kerja seiring upaya peningkatan produksi minyak dan gas (migas). Produksi minyak di Zona 4 pada 2025 mencapai 27.642 barel per hari (BOPD), meningkat 6,6 persen dibanding 2024. Adapun produksi gas tercatat 530,9 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD).

Djudjuwanto menyampaikan pencapaian ini merupakan hasil implementasi konsisten Program 3P (People, Plant, and Procedure) dalam pengendalian risiko operasional dan pencegahan kecelakaan kerja. Komitmen ini diharapkan bisa menjaga operasional migas tetap aman seiring upaya mewujudkan ketahanan energi nasional.

BACA JUGA:Kilang Pertamina Plaju Perkuat Keselamatan Kerja dan Disiplin Operasi pada Rangkaian Bulan K3 2026

BACA JUGA:Pipa Gas Milik Pertamina Bocor, Jalur Desa Gunung Raja Empat Petulai Dangku Muara Enim

"Keselamatan bukan sekadar persoalan prosedur, melainkan budaya yang dijaga oleh seluruh elemen di Pertamina," ucap Djudjuwanto.

PEP Zona 4 menjadikan peringatan Bulan K3 tahun ini sebagai refleksi sekaligus penegasan komitmen terhadap keselamatan kerja di seluruh wilayah operasi. Gelaran ini mengusung tema "Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, & Kolaboratif".

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: