Banner Pemprov
Pemkot Baru

Bupati Lahat: BBI Jangan Hanya Jadi Aset harus Optimalisasi di Tahun 2026

Bupati Lahat: BBI Jangan Hanya Jadi Aset harus Optimalisasi di Tahun 2026

Bupati Lahat minta Optimalisasi BBI Tanjung Sakti, jangan hanya jadi aset.-foto:doksumeksco-

LAHAT, SUMEKS.CO - Pemerintah Kabupaten LAHAT terus memperkuat sektor perikanan sebagai bagian dari strategi ketahanan dan swasembada pangan daerah. Sebelumnya Bupati LAHAT, Bursah Zarnubi melakukan kunjungan kerja ke Balai Benih Ikan (BBI) Tanjung Sakti Pumi.

Bupati meninjau langsung kondisi fasilitas, kolam pembenihan, serta sumber air yang digunakan BBI.

BBI Tanjung Sakti Pumi memiliki luas sekitar 6.872 meter persegi. Selain dimanfaatkan untuk kegiatan pembenihan ikan, sumber air di kawasan ini juga menopang sistem irigasi persawahan milik masyarakat sekitar.

Potensi tersebut dinilai sangat strategis dalam mendukung ketersediaan pangan berbasis perikanan dan pertanian.

BACA JUGA:Inovasi Rumah PASTI, Kemandirian Pangan Warga Lahat Ubah Lahan Terlantar Jadi Sumber Rezeki

BACA JUGA:Bupati Lahat Dampingi Pemeriksaan HGU, Targetkan Status Clean and Clear

Bupati Bursah Zarnubi menegaskan bahwa keberadaan BBI tidak boleh sekadar menjadi aset, tetapi harus dikelola secara optimal dan produktif.

“BBI memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan. Jika dikelola maksimal, bukan hanya memenuhi kebutuhan benih ikan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong swasembada pangan daerah,” tegasnya, Minggu, 4 Januari 2026.

Bupati Lahat meminta OPD terkait untuk lebih serius dalam pembinaan, pengelolaan, serta pengembangan BBI, termasuk peningkatan kualitas benih, manajemen produksi, dan distribusi ke masyarakat pembudidaya ikan.

Menurutnya, sektor perikanan merupakan salah satu pilar ketahanan pangan yang harus diperkuat, sejalan dengan program nasional swasembada pangan.

BACA JUGA:Server Kerap Padat, Pemkab Lahat Dikejar Tantangan Perkuat SEPADE

BACA JUGA:Lahat Raih Predikat Daerah Berkinerja Baik, Sekda Hadiri Diseminasi Anggaran Intervensi Gizi

Dengan dukungan fasilitas yang memadai dan pengelolaan yang baik, BBI diharapkan mampu menjadi sentra produksi benih ikan unggulan di wilayah Lahat bagian selatan.

“Kita ingin masyarakat desa tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen pangan. BBI harus hadir sebagai solusi ekonomi dan pangan,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait