Ditemukan Mortir Segede Gaban, Warga Hentikan Buka Puasa Langsung Evakuasi Mandiri

Ditemukan Mortir Segede Gaban, Warga Hentikan Buka Puasa Langsung Evakuasi Mandiri

Ditemukan mortir segede gaban warga hentikan buka puasa langsung evakuasi mandiri. foto: Valem Edutech/sumeks.co.--

Sementara itu, Pangdam Jaya, Mayjen TNI Mohammad Hasan mengatakan, ledakan terjadi di gudang nomor 6.

“Gudang amunisi daerah Kodam Jaya, gudang amunis nomor 6 itu berisi amunisi yang sudah kadaluarsa,” ungkapnya.

Dan amunisi pengembalian dari berbagai kesatuan yang dilayani oleh Kodam Jaya di seluruh wilayah Jakarta ini.

BACA JUGA:Gudang Peluru TNI AD di Kabupaten Bogor Meledak, Ada Granat Terlempar ke Rumah Warga

BACA JUGA:Lagi! Gudang Penyulingan Minyak Ilegal di Muba Terbakar, Ini Deretan Peristiwanya

“Sekitar ada 160 ribu jenis amnunisi maupun bahan peledak yang ada digudang”, katanya.

Sampai saat ini, lanjut Pangdam, pihaknya sudah mengecek seluruh lokasi di parameter satu kilometer ke depan dari lokasi ledakan dan 1 kilo kearah pemukiman warga.

“Tidak ada korban jiwa,” tegas Pangdam lagi.

Apalagi, sistem pergudangan Kodam Jaya ini menurut Pangdam sangat aman.

BACA JUGA:Gudang Peluru TNI AD di Kabupaten Bogor Meledak, Ada Granat Terlempar ke Rumah Warga

BACA JUGA:Lagi! Gudang Penyulingan Minyak Ilegal di Muba Terbakar, Ini Deretan Peristiwanya

“Lokasinya berada di bunker yang ada tanggul-tanggul yang mengamankan kalau ada ledakan ke samping," jelasnya.

Kembali pada postingan video Valem Edutech di akun TikToknya juga ramai direspon netizen di kolom komentar: 

"Perhatian khusus buat pemerintah?? Gudang peluru duluan apa perumahan dulu om ? sorry nanya?," tulis akun @Duapuluh9 Agustus.

BACA JUGA:Gudang Peluru TNI AD di Kabupaten Bogor Meledak, Ada Granat Terlempar ke Rumah Warga

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: