Lewis Hamilton Bergabung di Ferrari Hingga 2025, Segini Gaji Per Tahun

Lewis Hamilton Bergabung di Ferrari Hingga 2025, Segini Gaji Per Tahun

Lewis Hamilton--net

Lewis Hamilton Bergabung di Ferrari Hingga 2025, Segini Gaji Per Tahun

SUMEKS.CO - Kepindahan Lewis Hamilton dari Mercedes-Benz ke Scuderia Ferrari masih menjadi perbincangan hangat saat ini.
Pasalnya, secara mengejutkan Hamilton tiba-tiba bergabung ke tim Scuderia Ferrari hingga tahun 2025.

Dengan pindahnya Hamilton ke Ferrari, banyak orang ingin tahu berapa gaji tahunan Lewis Hamilton.

BACA JUGA:Usai Nonton F1 Powerboat 2023, Presiden Jokowi Ingin Formula 1 Digelar di Indonesia

Gaji Lewis Hamilton yang fantastis di Ferrari telah bocor ke media. Pembalap F1 asal Inggris disebut-sebut berpenghasilan Rp 1,5 triliun rupiah per tahun.

Hamilton dilaporkan akan memperoleh penghasilan hingga $100 juta per tahun ketika ia bergabung dengan Ferrari pada tahun 2025.

Menurut Formu1a.uno, pendapatan ini merupakan penjumlahan dari gaji pokok, sponsorship, hak citra, dan bonus.

Dengan gaji sebesar ini, Hamilton akan menjadi salah satu pembalap Ferrari termahal dalam sejarah, dibandingkan kontrak besar Michael Schumacher.

BACA JUGA:Charles Leclerc Juara, Ini Hasil Lengkap Balapan Formula 1 GP Australia 2022

Gaji Lewis Hamilton di Ferrari tidak jauh berbeda dengan gajinya di Mercedes.

Meski angka tersebut masih sangat tinggi, namun sedikit lebih kecil dibandingkan gaji Lewis Hamilton di Mercedes pada tahun 2023 dan 2024.

Mercedes memberinya gaji sebesar USD 55 juta sedangkan Ferrari memberinya gaji sebesar USD 53,9 juta (3 Januari 2024).

Angka tersebut merupakan gaji pokok dan bukan bonus maksimal sebesar $25 juta atau Rp 393 miliar yang bisa diterima Hamilton jika tampil baik di F1 pada 2025.

BACA JUGA:Hasil Balapan Formula 1 GP Spanyol: Verstappen Juara!

Gaji tahunannya sebesar $45 juta masih lebih tinggi dibandingkan Max Verstappen dari Tim Red Bull Racing.

Crash melaporkan bahwa Ferrari telah memberikan jaminan kepada Hamilton tentang aspek teknis tim, terutama dengan penambahan mantan insinyur Mercedes Loic Serra.

Ferrari juga akan terlibat dalam berbagai proyek terkait keberagaman yang dipromosikan Hamilton dalam beberapa tahun terakhir, termasuk Mission 44.

Penambahan Hamilton berarti Ferrari memiliki susunan pembalap terkuat untuk musim 2025.

BACA JUGA:Formula 1 Abu Dhabi Lahirkan Juara Baru: Max Verstappen

Selain itu, Charles Leclerc baru-baru ini mengabarkan bahwa ia telah menyetujui kontrak multi-tahun dengan Ferrari.

Menurut laporan yang sama, Leclerc memang menyambut baik juara dunia tujuh kali itu ke dalam tim.

Leclerc tidak merasa terancam dengan kedatangan Hamilton.

Surat kabar media Italia Gazzetta dello Sport memberitakan bahwa pendapatan Leclerc saat ini bisa berlipat ganda jika ia menyelesaikan kontraknya dengan Ferrari.

BACA JUGA:Lagi-lagi Alejandro Garnacho Mode Selebrasi Ronaldo Saat MU Gilas West Ham di Stadion Old Trafford 3-0

Pendapatan ini terdiri dari gaji pokok musim ini, sponsorship, hak citra, dan beberapa bonus.

Hamilton pun menjadi pembalap Ferrari termahal sepanjang sejarah.

Pembalap berusia 40 tahun itu bahkan mengalahkan legenda Kuda Jingkrak Michael Schumacher.

Sebagai informasi, Hamilton akan menggantikan Carlos Sainz di Ferrari yang kontraknya akan habis musim depan.

BACA JUGA:Lionel Messi Tak Main Saat Inter Miami Gilas Hong Kong XI 4-1, Kepalanya Ditendang!

Hamilton telah memenangkan tujuh gelar juara dalam karir F1-nya dan memegang posisi pembalap senior.

Hamilton masih punya sisa satu musim lagi di Mercedes-Benz.

Ia bersumpah akan berusaha semaksimal mungkin memberikan performa terbaiknya untuk tim yang mengharumkan namanya hingga dunia internasional.

Pembalap Mercedes Lewis Hamilton berbicara tentang kepindahannya ke Scuderia Ferrari pada tahun 2025.

BACA JUGA:Tak Perpanjang Kontrak, Real Madrid Menunggu Tawaran Klub Baru untuk Luka Modric

Hamilton mengaku berat meninggalkan tim tempat ia membesarkan namanya.

Meski demikian, Hamilton tak memungkiri dirinya senang diberi kesempatan pindah ke Ferrari.

Apalagi Ferrari sudah dianggap sebagai tim impian Hamilton sejak kecil.

Ada pepatah yang mengatakan bahwa pembalap besar F1 tidak mendukung Ferrari adalah tindakan ilegal.

BACA JUGA:Efek Piala Asia 2023, Pemain Crystal Palace Ini Dirumorkan Berminat Bela Timnas Indonesia

Tampaknya prinsip ini juga berlaku bagi Hamilton.

Bahkan, ia mengaku bergabung dengan tim Kuda Jingkrak merupakan cita-citanya sejak kecil.

Meski demikian, ia berterima kasih kepada Mercedes atas dukungannya selama 11 tahun berkarir di F1.

Bagi Hamilton, Mercedes adalah bagian besar dalam hidup dan kariernya.

BACA JUGA:Turun Kasta! Bonggo Pribadi Berharap Perserang Serang Cepat Kembali ke Liga 2

Menurut Hamilton, keputusan hengkang dari Mercedes merupakan salah satu keputusan tersulit.

Ia memahami masih ada pihak yang belum bisa memahami dan menerima keputusannya.

Hal ini masuk akal, karena kepindahan dari Mercedes ke Ferrari ibarat kepindahan kontroversial dari Barcelona ke Real Madrid, atau sebaliknya.

Tapi dia pasti akan tetap berpegang pada keputusan ini.

BACA JUGA:Pelantikan Pengurus Korwil Singa Mania Joker Palembang, Begini Pesan Ratu Dewa untuk Suporter

Hamilton saat ini tak mau terganggu dengan kepindahannya ke Ferrari. Ia memutuskan untuk fokus membela Mercedes hingga akhir musim 2024.

Di musim terakhirnya bersama Mercedes, Hamilton menjanjikan hadiah menarik.(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: