80 Persen Proyek Perbaikan Jalan di Ogan Ilir Telah Selesai Dikerjakan, Apa Kabar Sisanya?

80 Persen Proyek Perbaikan Jalan di Ogan Ilir Telah Selesai Dikerjakan, Apa Kabar Sisanya?

Salah satu ruas jalan di Kabupaten Ogan Ilir yang telah selesai dikerjakan oleh Dinas PUPR Kabupaten Ogan Ilir. Foto: dokumen/sumeks.co--

OGAN ILIR, SUMEKS.CO - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten OGAN ILIR mengklaim, bahwa proyek perbaikan jalan di wilayah OGAN ILIR sudah mencapai 80 persen

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Ogan Ilir, Ruslan mengungkapkan, bahwa seluruh proyek pengerjaan jalan di wilayah Ogan Ilir ini merupakan peningkatan jalan, rehab jalan, serta pemeliharaan jalan. 

"Tahun ini tidak ada pembuatan jalan baru di Ogan Ilir, semuanya merupakan perbaikan jalan," terangnya kepada SUMEKS.CO di ruang kerjanya, Selasa, 12 Desember 2023.

Menurut Ruslan, pengerjaan perbaikan jalan yang ada di Kabupaten Ogan Ilir ini, bersumber dari dana APBD Kabupaten Ogan Ilir serta Bantuan Gubernur (Bangub). 

BACA JUGA:Hutama Karya Lakukan Perbaikan Jalan Tol Terpeka dan Tol Permai Jelang Nataru, Ini Dia Titik Lokasinya

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Ogan Ilir, Eko Randi Satria menyampaikan, bahwa pengerjaan jalan yang bersumber dari APBD Kabupaten Ogan Ilir selesai dikerjakan

"Yang sekarang ini masih dalam proses pengerjaan semuanya berasal dari Bangub, kalau dari APBD Ogan Ilir 100 persen sudah selesai," paparnya. 

Menurut Eko, tak hanya jalan, proyek pengerjaan perbaikan jembatan juga sudah selesai dikerjakan. Hanya saja, Eko tidak bisa menyebutkan jumlah total proyek pengerjaan jalan dan jembatan yang dikerjakan di tahun 2023 ini. 

Disinggung mengenai masa terakhir pengerjaan proyek di tahun 2023 ini, Eko menyebut, bahwa tanggal 31 Desember 2023 merupakan batas akhir proyek pengerjaan. 

BACA JUGA:SABAR! PUPR Kota Palembang Janji Perbaikan Jalan Rusak Mulai Minggu Kedua Juni 2023

"Akan tetapi, bisa didispensasi selama 60 hari apabila terjadi force major. Seperti sekarang ini kan sedang memasuki musim penghujan, tentu akan berdampak pada proses pengerjaan proyek," jelasnya. 

Disinggung mengenai proyek pembangunan jembatan di jalan provinsi yang menghubungkan Kelurahan Payaraman Barat dan Desa Tebedak Kecamatan Payaraman Kabupaten Ogan Ilir, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) Provinsi Sumsel.

"Ini kan jalan provinsi, jadi kewenangan Dinas PUBM-TR Provinsi Sumsel. Akan tetapi, kita tetap berkoordinasi dengan pihak provinsi terkait jalan tersebut," ungkapnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: