Dirjen Pemasyarakatan Beri Penguatan Tusi Teknis Pemasyarakatan di Sumsel, Ini Harapannya

Dirjen Pemasyarakatan Beri Penguatan Tusi Teknis Pemasyarakatan di Sumsel, Ini Harapannya

Dirjen Pemasyarakatan Beri Penguatan Tusi Teknis Pemasyarakatan di Sumsel.--

PALEMBANG, SUMEKS.CO - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan menerima kunjungan kerja Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham RI, Reynhard SP Silitonga, Jumat 17 November 2023.

Kunjungan Dirjenpas ke Sumatera Selatan kali ini adalah dalam rangka memberikan arahan serta penguatan tugas dan fungsi Teknis Pemasyarakatan kepada seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Kanwil Kemenkumham Sumsel.

Bertempat di Bukit Golf Resto Palembang, kegiatan terlebih dahulu diawali dengan laporan dari Kakanwil Kemenkumham Sumsel, Dr. Ilham Djaya.

Mengawali laporannya, Ilham terlebih dahulu mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kedatangan Dirjenpas di Bumi Sriwijaya.

BACA JUGA:9 Desain Pintu Kamar Mandi yang Bisa Jadi Inspirasi, Nomor 8 Paling Banyak Diminati

Selanjutnya Kakanwil menjelaskan kondisi terkini dari Kanwil Kemenkumham Sumsel, dimana hingga tanggal 13 November 2023 ini, jumlah WBP yang menghuni Lapas/Rutan di Sumsel berjumlah 15.781 orang. Jumlah ini jauh melebihi kapasitas idealnya yakni 6.605 WBP, yang mengakibatkan overcrowding sebesar 139%.

“Meskipun overcrowding, tapi potensi gangguan kamtib relatif aman terkendali. Saat ini Lapas dan Rutan di Sumsel paling banyak dihuni oleh WBP kasus Narkotika sebanyak 9.912 orang, disusul dengan WBP kasus umum 5.648 orang, dan Korupsi 221 orang. Sementara overcapacity tertinggi terjadi di Lapas Perempuan Palembang dengan persentase 259%,” jelas Kakanwil.

“Dalam mengurangi overcrowded di Lapas/Rutan Sumsel, Kanwil Kemenkumham Sumsel telah melakukan beberapa strategi diantaranya optimalisasi implementasi Permenkumham No 43 Tahun 2021 dan Permenkumham Nomor 7 Tahun 2022, pemindahan napi ke Lapas di luar maupun di dalam Sumsel,” lanjut Kakanwil.

Pada kesempatan tersebut, Kakanwil Ilham Djaya juga mengatakan bahwa hingga 13 November ini, realisasi anggaran Kanwil Kemenkumham Sumsel sudah mencapai 85%, jumlah ini menempatkan Kanwil Kemenkumham Sumsel menjadi peringkat 3 di lingkungan Kemenkumham.

BACA JUGA:LUAR BIASA! Tentara Cilik SDIT Serasan Sekundang Siap Bantu Palestina

"Untuk capaian PNBP-nya sudah sangat baik, dimana untuk layanan keimigrasiannya sudah mencapai lebih dari 300%," ungkap Kakanwil.

“Sementara dalam hal Pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM, pada tahun 2023 ini Kanwil Kemenkumham Sumsel telah mengusulkan 15 satker ke TPI, dimana dari 15 satker itu akhirnya 8 satker lulus hingga TPN, dengan rincian 4 satker usulan WBK dan 4 satker usulan WBBM,” ungkap Kakanwil.

Dirjen Pemasyarakatan yang sekaligus menjabat Plh. Sekretaris Jenderal, Reynhard Silitonga dalam arahannya terlebih dahulu menyoroti tentang pelaksanaan Reformasi Birokrasi di lingkungan Kemenkumham RI. Reynhard mengatakan dalam pelaksanaan RB banyak indikator yang harus ditelusuri.

"Para Kadiv harus melihat betul beberapa indikator tersebut, mulai dari kualitas kebijakan, pengelolaan aset, implementasi SPBE, hingga kualitas pengelolaan asetnya. Semua ini harus dilaksanakan secara maksimal sehingga indeks RB Kemenkumham pun dapat meningkat," jelas Reynhard.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: