Kisah Gadis Kristen Penerima Beasiswa Pendeta, Malah 'Log In' Islam Saat Penelitian, Ternyata Gegara Ini

Kisah Gadis Kristen Penerima Beasiswa Pendeta, Malah 'Log In' Islam Saat Penelitian, Ternyata Gegara Ini

Gadis Kristen penerima beasiswa Pendeta pilih memeluk islam saat menjalankan penelitian --

SUMEKS.CO – Kisah seorang gadis Kristen ini sungguh sangat mengejutkan. Pasalnya, gadis cantik ini sebenarnya berstatus sebagai mahasiswa penerima beasiswa pendeta

Akan tetapi, bukannya sukses menjadi pendeta, gadis yang bernama Paris ini malah memutuskan untuk mualaf dan memilih memeluk agama Islam sejak tahun 2016 lalu. 

Dikutip SUMEKS.CO dari berbagai sumber, Paris merupakan seorang mahasiswa hukum yang bekerja di kepolisian. Pada 2016 lalu, perjalanan hidup Paris telah berubah 180 derajat. 

"Saya sudah menjadi Islam sejak tujuh tahun yang lalu," ujarnya. 

BACA JUGA:Padahal Lambang Berani dan Kemakmuran, Rasulullah SAW Ternyata Tak Suka Warna Merah dan Kuning

Di sebuah kesempatan, Paris mengungkapkan, bahwa jauh sebelum memeluk Islam tepatnya pada saat masa-masa SMA, Paris terlibat dalam persatuan gereja lalu berkhotbah. 

Dia sebenarnya dimaksudkan untuk pergi ke pelayanan setelah setahunnya dia masuk Islam. Dia pergi ke sekolah pelayanan dengan beasiswa dan menjadi pendeta yang ditasbihkan.

Perjalanan rohani dari Paris tiba-tiba mulai berubah, pada saat dirinya mulai melakukan penelitian tentang teologi Kristen lebih dalam dan lebih mendalam lagi.

Pada saat itulah, Paris menemukan banyak lubang di dalam ajaran teologi yang sedang ditelitinya. Karena itulah, Paris pun mencoba mengajukan banyak pertanyaan.

BACA JUGA:MASYAALLAH! 2 Pendeta Ternama di Dunia Kepincut Agama Islam dan Putuskan Mualaf, Gegara Hal Sepele Ini!

Dan ternyata, banyak sekali kontradiksi dalam teologi dan hal-hal yang tidak sesuai dari ajaran Kristen ini. Selama memeluk agama Kristen, Paris mengaku tidak mengetahui apa itu dunia. 

"Saya juga tidak mengetahui kenapa saya lahir di dunia ini," tanyanya. 

Namun, ditengah kebingungannya ini, Paris justru merasa sangat bersyukur. Pasalnya, Paris mempunyai banyak teman yang beragama Islam dan akhirnya membuat dia nyaman. 

"Alhamdulillah saya punya beberapa teman yang beragama Islam dan mereka memperkenalkan saya kepada saudara perempuan mereka," katanya lagi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: