Buya Yahya Berikan Pesan Menyentuh Terkait Silang Pendapat MUI vs PWNU Jatim Terkait Pewarna Karmin

Buya Yahya Berikan Pesan Menyentuh Terkait Silang Pendapat MUI vs PWNU Jatim Terkait Pewarna Karmin

Buya Yahya, turut berkomentar terkait silang pendapat dua lembaga Islam di Indonesia terkait pewarna Karmin.--

SUMEKS.CO - Pendakwah kondang Indonesia, KH Yahya Zainul Ma'arif atau yang akrab disapa Buya Yahya, turut berkomentar terkait silang pendapat dua lembaga di Indonesia terkait pewarna karmin

Silang pendapat tersebut terjadi antara Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur. Kedua lembaga ini telah mengeluarkan pendapat masing-masing terkait karmin.

Terhadap perbedaan pendapat ini, Buya Yahya tidak tinggal diam. Pengasuh Lembaga Pengembangan Da'wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah yang berpusat di Cirebon ini, memberikan pesan menyentuh untuk keduanya.

Menurut Buya Yahya, terhadap perbedaan ini hendaknya janganlah justru menjadi pertikaian antara MUI dan PWNU Jawa Timur. Kedua lembaga juga diharapkan tidak menimbulkan permusuhan lantaran perkara ini. 

BACA JUGA:Dicap 'Haram' Karena Disebut Mengandung Karmin, Inilah 5 Manfaat Yogurt Bagi Kesehatan

"Tolonglah sedikit luwes, janganlah mengadu antara MUI dan PWNU Jawa Timur. Yang mengadu adalah fitnah," tegas Buya Yahya dikutip SUMEKS.CO dari unggahan TikTok @buyayahyaofficial, 1 Oktober 2023.

Buya Yahya juga mengajak masyarakat Indonesia supaya memandang permasalahan ini dengan penuh kasih. Tidak perlu meributkan hal sederhana terkait pewarna makanan yang berbahan karmin. 

"Ini simpel sebenarnya. Kalau mau hati-hati ya ikutin PWNU Jawa Timur, mending pilih makanan yang tidak ada kandungan karminnya," sarannya. 

Buya Yahya kembali menegaskan, supaya tidak sombong dengan pendapat. Karena, yang sombong dengan pendapatnya, sesungguhnya orang itu telah dikuasai oleh hawa nafsunya sendiri. 

BACA JUGA:Selain Yogurt dan Yakult, Berikut 10 Produk Berbahan Pewarna Karmin yang Saat Ini Jadi Kontroversi

Sebelumnya, pro kontra penggunaan karmin untuk pewarna pada makanan dan minuman, ternyata juga menarik perhatian Buya Yahya.

Dikutip SUMEKS.CO dari unggahan akun TikTok @buyayahyaofficial, 1 Oktober 2023, Buya Yahya menyikapi adanya fatwa tentang pewarna karmin. 

Menurut Buya Yahya, dalam membuat fatwa ada satu hal yang harus diperhatikan. Yakni, harus membebaskan diri kepentingan hawa nafsu sendiri. 

"Karena, fatwa itu ada tanggungjawabnya di hadapan Allah SWT," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: