Sepekan Adik Bupati Dibunuh, Polres Muratara Masih Berjaga di Desa Belani, Keluarga Pelaku Semua Mengungsi

Sepekan Adik Bupati Dibunuh, Polres Muratara Masih Berjaga di Desa Belani, Keluarga Pelaku Semua Mengungsi

Sepekan adik bupati dibunuh polres muratara masih berjaga di desa belani keluarga pelaku semua mengungsi. foto: dok/sumeks.co.--

MURATARA, SUMEKS.CO – Suasana di Desa Belani, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara, sudah mulai kondusif. 

Buntut pembunuhan adik kandung Bupati Muratara, M Abadi (46), pada Selasa malam, 5 September 2023, oleh kedua tersangka Arwandi (30), dan Ariansyah (35).

Namun meski kedua tersangka sudah diamankan di Mapolda Sumsel, namun permasalahan lain belum selesai sepenuhnya. 

Ada beberapa rumah keluarga tersangka yang turut dibakar dan dirusak, tak lama dari peristiwa berdarah tersebut.

BACA JUGA:Tangkap 2 Pelaku Penganiaya Adik Kandungnya, Bupati Muratara Kirim Papan Bunga untuk Kapolda Sumsel

“Hari ini (kemarin) saya ke Rawas Ilir, untuk monitoring situasi. Patroli keliling di Desa Belani, situasi kondusif,” sebut Kapolres Muratara AKBP Koko Arianto Wardhani SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Sopian Hadi SH, Senin, 11 Septmber 2023.

Warga yang rumahnya hangus terbakar, masih mengungsi ke rumah kerabatnya di luar Desa Belani. 

“Meski begitu, kami tetap melakukan patroli dan pengawasan. Jangan sampai ada gesekan lagi di masyarakat,” katanya.

Rumah-rumah yang dibakar malam itu, milik Lukman dan Amir, serta Arifin. 

Kakak kedua tersangka. Serta rumah Ariansyah. 

Sedangkan rumah orang tua tersangka, Mat, dirusak. Setidaknya ada 9 rumah rusak. 

BACA JUGA:Latar Buruk Pembunuh Adik Bupati Muratara, Ternyata Mantan Napi Residivis Kasus Pengancaman Disertai Kekerasan

“Laporan resmi soal pengerusakan rumah belum ada,” ujarnya.

Senada kata Kasat Intelkam Polres Muratara AKP Novidilham. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: bacakoran.co