Serangan Balik MUI Telak! Justru Panji Gumilang Tukang Bohong, MUI Keluarkan Tantangan

Serangan Balik MUI Telak! Justru Panji Gumilang Tukang Bohong, MUI Keluarkan Tantangan

Ketua Bidang Dakwah dan Ukhwah MUI Pusat, KH Muhammad Cholil Nafis menegaskan, justru Panji Gumilang lah yang bohong atas segala pernyataannya terhadap MUI.--

Serangan Balik MUI Telak! Justru Panji Gumilang Tukang Bohong, MUI Keluarkan Tantangan

SUMEKS.CO - Panji Gumilang secara terang-terangan menyebut MUI bohong, tidak pernah tabayyun, langsung mengeluarkan fatwa kepada Ponpes Al Zaytun. Namun pernyataan pimpinan Ponpes Al Zaytun itu dimentahkan MUI. 

Dilansir SUMEKS.CO dari kanal YouTube tvOneNews, Ketua Bidang Dakwah dan Ukhwah MUI Pusat, KH Muhammad Cholil Nafis menegaskan, justru Panji Gumilang lah yang bohong atas segala pernyataannya terhadap MUI. 

"Yang bohong itu kita apa dia gitu? Yang jelas ada suratnya balasan dari dia, dari lembaga masjidnya itu bahwa Al Zaytun tidak bisa menerima MUI karena sibuk dengan kegiatan sampai akhir tahun 2023," tegas Cholil pada program Catatan Demokrasi.

BACA JUGA:2 Pernyataan Berbeda Panji Gumilang Tentang Surga, Dulu Sebut Surga Buatan Manusia, Kini Bilang Punya Allah

Demikian juga secara terang-terangan MUI membawa surat untuk temu yang kedua kalinya, juga tidak diterima. Cholil menjelaskan, ada 3 model penelitian yang dilakukan MUI. 

"Pertama ada yang terang-terangan tadi mau tabayun. Artinya kita ngirim surat kita mau ketemu baik-baik. Mau ketemu sama dengan ketika di gedung sate itu juga udah siap, teman-teman juga mau ketemu. Tapi enggak mau kalau ada orang MUI," jelas Cholil. 

Cholil mengungkapkan, sekretaris tim di Gedung Sate Bandung merupakan Sekretaris MUI Jawa Barat. Kemudian dari pusat ada dua atas nama wartawan dan atas nama pengunjung masuk di dalam, Panji Gumilang masuk tidak mau ketemu dengan MUI. 

Lalu pernyataan Panji itu direkam dua tim MUI yang menyamar. Cholil mengakui, sejak ditolak, secara formal MUI tidak pernah masuk ke Ponpes Al Zaytun. Namun secara informal tim sudah masuk ke Al Zaytun. 

BACA JUGA:Makin Ngawur, Panji Gumilang Tegas Akan Menggagas Santri Perempuan Ponpes Al Zaytun Jadi Imam Khatib

Terkait pernyataan Panji Gumilang, pada tahun 2002 MUI juga tidak perna melakukan penelitian, juga dibantah Cholil. Kejadian juga sama, Panji Gumilang enggan ketemu MUI, tanpa alasan yang jelas. 

"Tapi kan banyak teman-teman, yang juga jadi dosen di situ (Al Zaytun). Begitu juga temannya dosen nginep di situ, tanpa sepengetahuan. Jadi sebenarnya kalau kita bicara penelitian, kita ada yang terang-terangan, ada yang diam-diam," beberapa Cholil. 

Ketenangan juga tidak hanya diambil dari pihak Al Zaytun, juga dari masyarakat terkait, seperti alumni aktif ataupun sudah keluar. Termasuk masukan dari pengamat pun diminta oleh MUI. 

Cholil mengakui, kalau dalam kerangka SOP penelitian, memang dari informasi didalami. Kalau bisa dilakukan tabayyun langsung. Tapi kalau orangnya tidak mau tabayun langsung, MUI bisa keluarkan keputusan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: