Pendaftar Ponpes Al Zaytun Membludak, Banyak dari Luar Indramayu

Pendaftar Ponpes Al Zaytun Membludak, Banyak dari Luar Indramayu

pendaftar santri baru tahun ajaran 2023/2024 Pondok Pesantren Al Zaytun justru membludak.--

BACA JUGA:Al Zaytun Belum Kelar, Medsos Dihebohkan Video Salat Aneh Bin Nyeleneh Ponpes Al Kafiyah

Terbaru, pimpinan Ponpes Al Zaytun itu menjawab atas lagu Hevenu Shalom Alehem, yang kerap dinyanyikan di lingkungan Al Zaytun. 

Dilansir SUMEKS.CO dari akun TikTok @Liputan6SCTV, Panji beralasan lagu Hevenu Shalom Alehem bukanlah lagu orang Yahudi. Melainkan lagu itu lagu orang Ibrani. 

"Itu bukan lagunya orang Yahudi, lagunya orang Ibrani. Sama dengan Assalamu'alaikum. Sama dengan punten. Sama dengan selamat pagi, selamat siang," kata Panji, dengan wajah yang nampak tidak garang lagi. 

Panji Gumilang pun menjelaskan, arti dari Hevenu Shalom Alehem sama dengan Assalamu'alaikum. Cuma bahasa saja yang beda. 

BACA JUGA:Sebut Pak Kumis Bekingi Al Zaytun, Imam Tuding Moledoko Berikan Akses Bantuan Hukum untuk Panji Gumilang

"Sesekalilah berbahasa Ibrani. Jangan bahasa Arab terus. Artinya sama. Hevenu Shalom Alehem sama dengan Assalamu'alaikum. Gak usah heranlah," ucap Panji. 

Lagu Hevenu Shalom Alehem sudah menjadi wajib bagi Pondok Pesantren Al Zaytun. Mulai dari pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang hingga warga Al Zaytun, kerab menyanyikan lagi ini. 

Namun dari sebuah video yang beredar di media sosial, lagu ini biasanya dinyanyikan dalam kebaktian agama Yahudi. Dalam video akun TikTok @Fajar Official 2023, beberapa perempuan cantik menyanyikan lagu itu. 

Sambil memegang bendera bintang segi enam atau Bintang Daud, perempuan yang diperkirakan warga Israel itu dengan semangat menyanyikan lagu Hevenu Shalom Alehem. 

BACA JUGA:Gegara Panji Gumilang, Persaudaraan Alumni 212 Turun Gunung Tolak Keras Ajaran Sesat di Ponpes Al Zaytun

Dalam narasi video disebut bila lagu dalam bahasa Ibrani itu memiliki arti, "Kami (Yahudi) datang dengan damai". Lagu ini biasanya dinyanyikan dalam kebaktian agama Yahudi. 

Bahkan, lagu ini juga sering dinyanyikan sebagai bagian dari ibadah atau doa bersama umat Yahudi. 

Lagu ini mulai viral di jagat maya setelah, video pimpinan Al Zaytun, Panji Gumilang mengajak hadirin dalam sebuah acara yang digelar di Al Zaytun, menyanyikan lagu tersebut. 

Kemudian video lain pun menyusul. Beberapa warga Al Zaytun juga menyanyikan lagu ini, yang diiringi dengan berbagai alat musik. Dalam aksi demontrasi Kamis 15 Juni 2023 lalu, massa tandingan Al Zaytun juga menyanyikan lagu ini, yang diiringi dengan berjoget. *

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: