Netizen Serang Panji Gumilang dengan Kata Kasar, Pak Ndul Terpaksa Hapus Komentar di Video yang Diunggahnya

Netizen Serang Panji Gumilang dengan Kata Kasar, Pak Ndul Terpaksa Hapus Komentar di Video yang Diunggahnya

Netizen Serang Panji Gumilang dengan Kata Kasar.--

Netizen Serang Panji Gumilang dengan Kata Kasar, Pak Ndul Terpaksa Hapus Komentar di Video yang Diunggahnya

SUMEKS.CO - Banyak netizen yang mulai geram dengan tingkah dan ucapan Panji Gumilang, pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun Indramayu.

Tak sedikit netizen lalu menuliskan kata-kata kasar untuk menyerang Panji Gumilang pada setiap postingan di media sosial.

Salah satunya netizen yang berkomentar kasar di tayangan Youtube Pak Ndul, YouTuber asal Madiun yang menyentil Panji Gumilang soal mati di Tanah Suci.

BACA JUGA:Ditantang Tidak Punya Hak untuk Atur Ponpes Al Zaytun, MUI Akan Datangi Langsung Panji Gumilang 

Konten tersebut memang banyak mendapat respons positif dari netizen. Namun, banyak juga yang menghujat Panji Gumilang.

Karena banyaknya respon negatif dari netizen, Pak Ndul pun terpaksa menghapus komentar negatif yang menyerang Panji Gumilang tersebut.

"Saya tidak ingin suasana makin tidak kondusif," ujar Pak Ndul dikutip SUMEKS.CO dari berbagai sumber.

Menurut Pak Ndul, pihaknya sebenarnya sudah melakukan setting memfilter komentar-komentar kasar pada setiap postingan di kanal Youtube-nya.

BACA JUGA:Bikin Kontroversi Lagi, Panji Gumilang Sebut Masjid Sebenarnya Berada di Vatikan

"Meskipun sudah dilakukan penyetingan filter komentar, ternyata masih ada yang lolos," ungkapnya.

Ditambahkan Pak Ndul, dihapusnya komentar-komentar kasar yang ditujukan kepada Syekh Panji Gumilang itu semata-mata untuk menjaga kondusifitas konten-konten Pak Ndul. 

"Komentar yang menjelek-jelekkan Ponpes Al Zaytun kita filter, yang lolos ada juga karena netizen cerdas," katanya lagi.

Dalam kesempatan tersebut, Pak Ndul juga berpesan kepada para netizen supaya selalu bijak dalam memberikan komentar di media sosial.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: