Wow...Mbah Slamet Banjarnegara Dukun Pengganda Uang, Penebar Maut Bagi 12 Nyawa Ternyata Seorang Residivis

Wow...Mbah Slamet Banjarnegara Dukun Pengganda Uang, Penebar Maut Bagi 12 Nyawa Ternyata Seorang Residivis

Pengakuan mbah Slamet Banjarnegara usai melihat jenazahnya bikin geram.--

Wow...Mbah Slamet Bamjarnegara Dukun Pengganda Uang, Penebar Maut Bagi 12 Nyawa Ternyata Seorang Residivis

SUMEKS.CO - Slamet Tohari alias Mbah Slamet Banjarnegara menjadi sorotan publik, setelah jadi tersangka atas aksi kejinya menghabisi 12 nyawa dengan modus dukun pengganda uang.

Informasi yang dihimpun, Mbah Slamet Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah, yang ternyata sudah lima tahun berprofesi sebagai dukun.

Profesi sebagai dukun yang dijalaninya dipercaya dapat melipat gandakan uang, agar si pasien menjadi kaya raya.

BACA JUGA:Ponijo dan Sukijo Itu Orang yang Sama, Makelar Dukun Slamet di Lampung, Sudah 6 Orang Digiring ke Banjarnegara

Dikabarkan juga, pada tahun 2019 Mbah Slamet seorang residivis alias pernah mendekam dibalik jeruji penjara, kasus pengedar uang palsu.

Bukannya bertobat, Mbah Slamet usai bebas malah membuka praktek perdukunan dengan modus bisa menggandakan uang.

Dari keterangan Seneh (49) istri Mbah Slamet, selama hampir 25 tahun tidak banyak mengetahui suaminya tersebut berprofesi sebagai dukun pengganda uang.

Seneh mengaku, bahwa setiap kali ada tamu datang kerumah hanya sebatas mengobrol saja layaknya tamu biasa.

BACA JUGA:Hot Info, Beredar Video Dukun Slamet Kembali Cari Kuburan Korbannya, Tampak Kebingungan Cari Posisinya Dimana?

Hanya sedikit yang Seneh ketahui, bahwa sering memergoki suaminya melakukan ritual bersama tamu di sebuah ruangan disamping rumah.

Hingga akhirnya, Seneh kaget saat Mbah Slamet ditangkap Polisi karena telah menghilangkan 12 nyawa atas ritual yang dilakukan Mbah Slamet.

Senada juga dikatakan oleh masyarakat sekitar kediaman Mbah Slamet.

Hampir sebagian masyarakat yang tinggal disekitar kediaman Mbah Slamet tidak mengetahui apa profesi dan usah dari Mbah Slamet.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: