Gelombang Tinggi Kepung Pulau Karimunjawa, Pasokan BBM Tersendat

Gelombang Tinggi Kepung Pulau Karimunjawa, Pasokan BBM Tersendat

Pulau Karimunjawa.--

JEPARA, SUMEKS.CO - Pulau Karimunjawa yang terletak di Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, dikepung gelombang tinggi sejak Kamis 22 Desember pekan lalu dan masih berlangsung hingga hari ini Selasa 27 Desember. Akibatnya, pasokan bahan bakar minyak (BBM) terganggu.

Warga setempat mulai kesulitan mendapatkan BBM jenis Pertalite. BBM yang masih tersedia hanya jenis Dexlite.

Camat Karimunjawa Muslikin mengatakan bahwa stok BBM jenis Pertalite mulai menipis sejak Kamis 22 Desember dan benar-benar habis pada Ahad 25 Desember 2022. Pasokan BBM belum ada karena gelombang tinggi.

"Permintaan masyarakat memang meningkat seiring tingginya mobilitas masyarakat pada libur akhir tahun," kata Muslikin, Selasa 27 Desember 2022.

Untuk sementara ini, imbuh dia, mobilitas masyarakat menggantungkan pada stok BBM jenis lain, seperti Bio Solar maupun Dexlite. Sedangkan yang masih memiliki stok Pertalite di kendaraan masih bisa melakukan aktivitas harian.

Jasmar, salah satu warga Karimunjawa membenarkan bahwa BBM jenis Pertalite memang sudah habis dan sulit ditemukan di penjual eceran sekalipun.

BACA JUGA:Pastikan Distribusi BBM Subsidi Aman di Palembang, Tipidter Polda Sumsel Patroli ke SPBU

"Hari ini 27 Desember 2022 juga sudah mencari ke berbagai penjual belum menemukan," ujarnya. Dia mengakui masih memiliki stok BBM di tangki kendaraan, namun dimungkinkan hanya bisa digunakan aktivitas dalam jangka dua harian saja.

"Informasi ada pengiriman BBM dari Pulau Parang ke Karimunjawa juga masih ditunggu kepastiannya," ujarnya.

Kondisi seperti ini, kata dia, memang hal biasa bagi masyarakat Karimunjawa. Namun, perlu ada solusi dari pemerintah karena pulau ini juga menjadi salah satu destinasi andalan di Jawa Tengah.

"Mudah-mudahan para wisatawan yang pernah berkunjung ke Karimunjawa tidak kapok dan tetap berkeinginan berwisata kembali," ujarnya.

Aktivitas penyeberangan ke Pulau Karimunjawa mulai terhenti setelah terjadi gelombang tinggi. Jadwal penyeberangan kapal penumpang dari Karimunjawa ke Jepara pada Kamis 22 Desember tidak bisa beroperasi karena cuaca laut tidak mendukung. Kondisi tersebut mengakibatkan 495 wisatawan tertahan di pulau terluar di Kabupaten Jepara itu hingga hari ini 27 Desember 2022 belum bisa menyeberang.(antara/jpnn)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: