Generasi Z Sipaling Gadget

Generasi Z Sipaling Gadget

--

Oleh Aminathussholekhah, S.Pd., Mahasiswi PPG BK Dalam Jabatan

 

Universitas Ahmad Dahlan/ Guru BK SMP Negeri 2 Palembang

SUMEKS.CO - Pada era industri 4.0 saat ini percepatan penggunaan teknologi diberbagai bidang terjadi secara masif. Perkembangan teknologi pun mempengaruhi karakter anak zaman sekarang atau biasa disebut generasi Z. Siapa sih sebenarnya generasi Z itu ? generasi Z adalah generasi yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012.

Berdasarkan hasil sensus penduduk Indonesia pada tahun 2020 diperoleh data komposisi penduduk Indonesia sekarang sebagian besarnya berasal dari Generasi Z yakni sebanyak 27,94 %. Artinya keberadaan Generasi Z memiliki peran penting dan berpengaruh pada perkembangan Indonesia saat ini.

Sayangnya Generasi Z memiliki masalah yang hampir serupa dengan generasi Milenial. Apalagi jika bukan pengelolaan uang dengan benar. Senada dengan generasi Milenial, generasi Z juga memiliki gaya hidup yang boros dan tidak terlalu peduli akan investasi kehidupan dimasa yang akan datang. Gaya hidup Generasi Z  bagai besar pasak daripada tiang. 

Generasi Z si paling Gadget ?? iya.... benar sekali..! Gadget bagi Generasi Z merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi. Lebih baik meninggalkaan dompet daripada harus meninggalkan Gadget ketika meraka akan bepergian. Gadget seperti smartphone sekarang ini menjadi kebutuhan paling penting bagi anak muda, terutama dari Generasi Z.

BACA JUGA:Kemenkumham Sumsel Ikuti acara Peluncuran Draf Peta Jalan Kelompok Kerja P5HAM bagi Penyandang Disabilitas Men

Selain berperan sebagai sarana komunikasi yang lebih modern dan trandy, gadget memang memberikan banyak kemudahan bagi penggunanya, mulai dari sarana bisnis, mendalami hobi, hingga menjadi media untuk belajar. 

Tak jarang Generasi Z menggati gadget mereka semata-mata hanya untuk bergaya agar telihat keren dan tidak ketinggalan zaman. Padahal spesifikasi smartphone tidak jauh berbeda dari gadget yang dimiliki sebelumnya. 

Seringkali pula mereka memaksakan diri untuk dapat memiliki gadget terbaru tersebut dengan cara-cara yang tidak baik, seperti meminta paksa kepada orang tua atau bahkan tak jarang yang meminjam uang pada pinjaman online. Meski tidak dipungkiri bahwa banyak juga generasi Z yang memang sudah sukses diusia muda. Banyak sekali ditemui generasi Z yang memang sudah berhasil menjadi pengusaha sukses atau pejabat sekelas anggota Dewan. 

Generasi Z dan gadget bukan merupakan sesuatu yang bergantung pada siapa penggunanya dan bagaimana memanfaatkannya. Bila digunakan untuk sesuatu yang baik, tentu dapat memberikan manfaat yang luar biasa. Demikian juga sebaliknya.

BACA JUGA:5 Desa di Kabupaten Musi Banyuasin Kelar Dipasang BTS 4G/LTE Telkomsel

Memang zaman yang serba modern ini , gadget mengalami perkembangan yang sangat pesat. Alat ini terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman yang membuat manusia lebih merasa mudah dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Menghabiskan waktu yang  lama di depan gadget dapat menyebabkan ketergantungan.

Contohnya Panik dan cemas yang berlebihan ketika meninggalkan gadget di rumah dapat menjadi indikasi bahwa kita sudah mengalami kecanduan gadget. Penggunaan gadget yang  berlebihan akan membuat permasalahan bagi interaksi sosial yang terjadi antara kita dan orang yang ada di sekitar.

Kesibukan saat memainkan gadget membuat keperdulian kita berkurang  dengan lingkungan sekitar yang bisa memunculkan konflik akibat terkurangnya waktu bersama orang sekitar. Maka dari itu Generasi Z harus tetap bisa mengatur waktu dan mengatur penggunaan gadget sesuai dengan kebutuhan, agar gadget tetap selalu menjadi hal yang positif digunakan. Semangat Generasi Z !!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: