Diparkir di Depan Kosan, Sepeda Motor Hilang Digondol Pencuri

Diparkir di Depan Kosan, Sepeda Motor Hilang Digondol Pencuri

Petugas fungsi piket dan Satreskrim Polrestabes Palembang melakukan olah TKP di kosan korban Wiwik. Foto: dokumen/sumeks.co--

PALEMBANG, SUMEKS.CO - Aksi pencurian sepeda motor terus saja terjadi meski para pelakunya berhasil ditangkap dan ada sebagain yang dilumpuhkan.

Salah satu korbannya bernama Wiwik Sartika (23), warga Desa Suka Menang, Kelurahan Suka Menang, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara.

Korban Wiwik melaporkan telah kehilangan sepeda motor yang sudah hilang digondol maling ke SPKT Polrestabes Palembang. 

Dalam laporan korban, motor miliknya diparkir di kosannya Jl Gubernur HA Bastari, Lr Kelakar, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring Palembang tepatnya  Kosan SB, Sabtu 3 Desember 2022 sekitar pukul 05.00 WIB. 

BACA JUGA:Jatanras Polda Sumsel Tembak Pelaku Curanmor Pulo Gadung

Seperti biasa, korban masuk ke kosan untuk istirahat dan esok harinya terbangun pukul 05.00 WIB dan membuka pintu. Namun, saat melihat keluar sepeda motor miliknya sudah hilang.

Akibat kejadian ini, korban kehilangan satu unit motor Honda Beat Street warna hitam 2022 BG 2600 QAA.  

"Saya sedang istirahat di kosan, lalu motor saya kunci stang, kemudian saat selesai salat Subuh. Melihat motor sudah tidak ada lagi di parkiran," kata Wiwik di SPKT Polrestabes Palembang, Minggu 4 Desember 2022.  

Lanjut Wiwik, karena panik dan sempat tidak percaya motornya sudah hilang, saat itupun langsung mengecek melalui CCTV yang ada.

BACA JUGA:Selama 20 Hari Polisi Tangkap 29 Pelaku Curanmor di Palembang, Amankan Barang Bukti 63 Sepeda Motor

"Saya lihat CCTV ternyata benar motor saya sudah hilang dicuri. Oleh itu lah saya ke sini untuk melaporkan peristiwa ini, berharap motor saya bisa kembali," ujar Wiwik. 

Sementara, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Haris Dinzah mengatakan laporan dari korban sudah diterima di SPKT Polrestabes Palembang.

"Ya, sudah menerima laporan korban dan anggota piket SPKT, Reskrim serta Tim identifikasi sudah mendatangi TKP, kemudian mencari bukti petunjuk dan meminta keterangan saksi serta olah TKP dan mengambil rekaman CCTV untuk mencari siapa pelakunya," ungkap Haris Dinzah. (*)

Sumber: