Komitmen Gubernur Sumsel Majukan Literasi Mendapat Apresiasi Perpustakaan Nasional

Komitmen Gubernur Sumsel Majukan Literasi Mendapat Apresiasi Perpustakaan Nasional

Fitriana menerima penghargaan. Foto: istimewa--

PALEMBANG, SUMEKS.CO - Provinsi Sumatera Selatan mendapatkan apresiasi dari Kepala Perpustakaan Nasional RI Bapak Drs. Moh. Syarif Bando, M.M. melalui Bapak.  Drs. Deni Kurniadi, M.Hum. Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas RI karena satu-satunya Provinsi yang memiliki Dinas Perpustakaan yang terpisah dengan Dinas Kearsipan.

Hal ini menunjukkan keseriusan dan komitmen Gubernur Sumatera Selatan Bapak H. Herman Deru (HD) terhadap Perpustakaan. Sejalan pula dengan dukungan dari DPRD Provinsi Sumsel, sehingga pada tahun 2020 yang lalu Dinas Perpustakaan Provinsi Sumsel telah memiliki Peraturan Daerah (PERDA) tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Perpustakaan, yaitu PERDA Nomor 13 Tahun 2020.

Sebagai tindak lanjut dari PERDA tersebut, guna penguatan implementasi Budaya Literasi di Sumatera Selatan, Dinas Perpustakaan juga telah membuat Peraturan Gubernur (PERGUB) tentang Gerakan Literasi Daerah yaitu PERGUB Nomor 6 Tahun 2022.

Dengan adanya PERDA dan PERGUB bisa mendorong penguatan Kelembagaan dan Program-program serta Kegiatan Dinas Perpustakaan di Kabupaten dan Kota se Sumsel.

BACA JUGA:Turnamen Tenis Meja Wahid Cup II, 8 Besar Dapat Uang Pembinaan

"Alhamdulillah dengan adanya dukungan regulasi tersebut Gerakan Literasi di Sumatera Selatan semakin masif sampai ke tingkat Desa dan Kelurahan, yang ditandai dengan Pengukuhan secara serentak Duta Literasi Sumsel oleh Ratu Tenny Leriva HD, S.Ked. serta Pengukuhan Bapak dan Bunda Literasi Kabupaten dan Kota se Sumatera Selatan pada tanggal 6 November 2021 oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru," Ungkap Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi Sumsel, Fitriana, S.Sos., M.Si usai penutupan Festival Literasi kemarin.

"Dengan telah dikukuhkannya Bapak dan Bunda Literasi se Sumsel, ajang gelaran tahunan Festival Literasi Sumsel setiap tahunnya mengalami kemajuan dan peningkatan hal ini terlihat dari penyelenggaraan Festival Literasi tahun 2022 ini selain digelar  6 (enam) Lomba Literasi Dasar yaitu Lomba Literasi Baca Tulis, Sains, Numerik, Budaya, Digital dan Finansial juga menampilkan artis Nasional dan Lokal, Pameran Naskah Kuno yang merupakan koleksi dari Perpusnas RI, Sultan Mahmud Badaruddin IV, Disbudpar Provinsi, koleksi pribadi Dr. Nyimas Umi Kalsum dan koleksi Bapak Yanuar dari Muara Enim, Pameran Photografi, Talkshow, Bedah Buku, Donasi Buku, serta Pameran Kuliner dan Kerajinan yang merupakan produk kearifan lokal dari 17 Kabupaten dan Kota," tambahnya.

"Spesialnya setiap produk yang dipamerkan harus mencantumkan literatur atau refensi Kepustakaan.            Adapun Tujuan dari Festival Literasi ini Melalui berbagai bidang lomba Literasi diharapkan mampu menyalurkan Minat, Bakat, inovasi dan kreatifitas serta meningkatkan pengetahuan, wawasan para Pelajar, Mahasiswa dan Masyarakat. Selain itu juga dapat Meningkatkan daya saing produk dan nilai jual para pelaku UMKM sehingga dapat berkontribusi meningkatkan perekonomian dan Kesejahteraan masyarakat di Sumatera Selatan," pungkasnya. (*).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: