Curah Hujan Tinggi, Warga Bantaran Sungai Komering Diminta Waspada Banjir dan Tanah Longsor

Curah Hujan Tinggi, Warga Bantaran Sungai Komering Diminta Waspada Banjir dan Tanah Longsor

Kepala BPBD Oki, Listiadi Martin.-Foto: Niskiah/sumeks.co-

KAYUAGUNG, SUMEKS. CO - Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) puncak curah hujan akan terjadi di bulan November ini. Masyarakat diimbau untuk waspada banjir.

Khususnya bagi masyarakat yang tinggal di dataran rendah dan bantaran sungai. Selain diimbau waspada banjir juga berhati-hati terjadi tanah longsor. Terutama warga yang bermukim di bantaran Sungai Komering.

Sebagaimana disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Listiadi Martin, S.Sos MM, kepada SUMEKS. CO, Kamis 10 November 2022.

Menurut dia, musim hujan ini terus berlangsung dan diprediksi puncak curah hujan terjadi pada November ini dan hingga Januari tahun depan pun intensitas hujan masih tinggi. 

"Kita imbau kepada semua masyarakat untuk waspada bencana banjir karena November ini puncak hujan. Terutama msyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir yang berada di dataran rendah," pesan Listiadi. 

BACA JUGA:Cerita Kakek dan Nenek di Musi Rawas Utara Dapat Buku Nikah Setelah 51 Tahun Berumah Tangga

Diungkapkannya, kepada masyarakat lebih waspada dan siaga, dengan alasan telah memasuki penghujan. Di musim penghujan dikhawatirkan terjadi banjir. Terlebih sekarang ini hujan sudah sering turun, meskipun saat ini belum ada desa atau pemukiman warga di Kabupaten OKI mengalami kebanjiran. 

Menurutnya, kewaspadaan terhadap banjir ini agar masyarakat menyimpan barang penting ke tempat yang aman. Jika berada di luar rumah hindari pohon besar, baliho dan saluran air atau gorong-gorong. Terpenting juga menyiagakan tim siaga bencana serta membatasi aktivitas di luar. 

Dikatakan, Kabupaten OKI ini ada beberapa desa pada kecamatan yang rawan banjir. Tetapi hingga saat ini belum ada yang banjir. Wilayah dataran rendah yang rawan banjir terdapat di wilayah pantai timur. 

BACA JUGA:Asal Muasal Sejarah Pempek Palembang, Awalnya Disebut Kelesan

Masih kata Listiadi, wilayah Pantai Timur meliputi Kecamatan Cengal, Sungai Menang, Lempuing, Lempuing Jaya, Pampangan, Pangkalan Lampam, Tanjung Lubuk dan Tulung Selapan. 

"Kita terus mengimbau kita kepada masyarakat untuk waspada musim hujan ini adalah menjaga kebersihan lingkungan rumah, perbaiki drainase saluran air," imbau dia. (*) 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: