FP Unsri Gelar Bimtek Pembuatan Probiotik Rabal

FP Unsri Gelar Bimtek Pembuatan Probiotik Rabal

Dosen, mahasiswa FP Unsri bersama peternak Desa Pelabuhan Dalam.--

KEGIATAN pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Solusi Cepat Dan Mudah Meningkatkan Produksi Ayam Melalui Probiotik Rabal Classic (PRC)” diketuai oleh Dr Eli Sahara SPt MSi ini merupakan pelaksanaan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi dan transfer of technology dari kampus Universitas Sriwijaya untuk masyarakat.

Kegiatan ini juga melibatkan dosen Dyah Wahyuni SPt MSc, Dr Meisji Liana Sari SPt MSi, dan Dr Mada A. Zuhir serta mahasiswa Unsri, guna memberikan inovasi baru pembesaran ternak unggas dengan menggunakan feed aditif alami.

Pada tahun ini, kegiatan difokuskan di Desa Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, yang selesai dilaksanakan pada 13 September 2022. Probiotik RABAL berasal dari kata ragi dan BAL (bakteri asam laktat), yang sangat kaya dengan bakteri BAL yang bersifat menguntungkan bagi kehidupan ternak ayam dan itik. Probiotik RABAL menciptakan suasana kondusif saluran pencernaan sehingga kecernaan dan penyerapan nutrien menjadi lebih optimal.

BACA JUGA:PKM Pendidikan Teknik Mesin Unsri Latih Pemuda Pelajari Mesin Bubut

Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat Desa Pelabuhan Dalam. Pada saat temu wicara di hadapan kepala desa, pemuka masyarakat, ketua paguyuban tani dan peternak.

Beni Apn menyatakan bahwa kegiatan ini sangat baik karena ramah lingkungan dan mudah dibuat untuk diterapkan masyarakat serta waktu pemeliharaan menjadi lebih pendek dan masa panen lebih cepat.  Selain memandu kegiatan dengan memberi pelatihan cara pembuatan probiotik di hadapan masyarakat, Tim juga menghibahkan probiotik yang sudah dibuat oleh tim mahasiswa jurusan Teknologi dan Industri Peternakan FP Unsri serta ayam KUB (ayam kampung unggul balitnak)  umur 3 minggu untuk dilanjutkan dipelihara dan dikembangkan  di Desa Pelabuhan Dalam. 

BACA JUGA:Laksanakan PPM, Dosen PGSD FKIP Unsri Latih Guru-guru SD Muratara

Menurut Dr Eli Sahara tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membuat kawasan percontohan dan pelatihan kegiatan usaha peternakan itik atau ayam lokal unggul yang difasilitasi melalui Gapoktan ternak unggas, sebagai bursa penyediaan telur dan harapan nantinya akan dapat menambah pendapatan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya kegiatan ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan manajemen pemeliharaan ayam, mulai dari kebutuhan pakan, formulasi pakan dari bahan lokal yang berkualitas, cara menyusun ransum fermentasi berbasis bahan baku lokal guna meningkatkan daya cerna dan perbaikan gizi pakan, pencegahan penyakit dengan pembuatan dan pemberian jamu yang dibuat sendiri oleh peternak. Selain itu, pada awal kegiatan masyarakat diberikan hibah ayam arab masa stater dan layer serta bantuan vitamin dan obat-obatan.Agar kegiatan ini dapat mencapai tujuan yang diharapkan, pembinaandilakukan oleh Tim Pengabdian dan mahasiswa pembantu pelaksana,   dengan cara  monitoring dan pertemuan setiap minggu selama pelaksanaan program. (adv/dom)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: