Sumsel Bebas Emisi 2027, Ketua DPD ADO Inisiasi 1.000 Kendaraan Listrik untuk Driver Online
Ketua ADO sumsel Asrul Indrawan Menginisiasi 1000.kendaraan listrik bagi driver online.-foto: dok-
“Penempatan SPKLU di lingkungan kantor pemerintah juga akan memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), karena menggunakan sistem sewa,” ujarnya.
Asrul menyebutkan, sedikitnya 1.000 unit kendaraan listrik akan masuk ke Palembang.
Rinciannya, 500 unit akan digunakan sebagai taksi listrik, sementara 500 unit lainnya diperuntukkan bagi pengemudi transportasi online berbasis aplikasi.
Menariknya, kendaraan listrik untuk pengemudi online tersebut dirancang dengan skema kepemilikan langsung oleh driver.
“Ini menjadi solusi agar driver tidak hanya bekerja, tetapi juga memiliki aset. Kendaraan itu nantinya menjadi milik mereka sendiri,” kata Asrul.
Ia menambahkan, penggunaan kendaraan listrik diyakini mampu menekan biaya operasional secara signifikan.
BACA JUGA:Walikota Palembang Jamin Tak Ada PHK PPPK, Belanja Pegawai Diatur di Bawah 30%
BACA JUGA:Walikota Ratu Dewa Sesalkan Aksi Vandalisme pada Mural Publik di Simpang Charitas Palembang
Berdasarkan perhitungan awal, biaya pengisian listrik hanya berkisar Rp250.000 per bulan.
“Bandingkan dengan bahan bakar minyak yang jauh lebih tinggi. Dengan listrik, driver bisa menghemat dan membawa pulang penghasilan lebih besar,” ujarnya.
Program ini juga telah disosialisasikan kepada para pengemudi transportasi online di Sumsel.
Asrul menilai, transisi dari kendaraan berbahan bakar minyak ke listrik menjadi langkah penting, tidak hanya untuk efisiensi ekonomi, tetapi juga untuk mengurangi emisi karbon.
BACA JUGA:Dari Kota Malang, Candyco Kembangkan Kerajinan Rajut Custom dengan Dukungan BRI dan LinkUMKM
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




