Tekan Stunting, ini yang Dilakukan Pemkot Pagaralam
Hj Bertha (empat dari kiri) bersama Irma Suryani (kana). Foto: Istimewa--
KURIPAN BABAS, SUMEKS.CO – Upaya meningkatkan kualitas keluarga dan menekan angka stunting terus dilakukan melalui Program Bangga Kencana. Salah satunya melalui kegiatan fasilitasi teknis Program Bangga Kencana bersama mitra kerja yang digelar di Hotel Darma Karya, Kelurahan Kuripan Babas, Kecamatan Pagaralam Utara, Kota Pagaralam, Senin (14/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya kaum ibu, mengenai pentingnya kesehatan keluarga, pola pengasuhan anak, gizi, serta perencanaan keluarga.
Hadir sebagai tuan rumaa, Wakil Wali Kota Pagaralam Hj Bertha SH M.Kn. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani SE MM dalam kegiatan tersebut.
BACA JUGA:Stunting hingga Lapangan Kerja Jadi Perhatian, Pemkot Pagar Alam Matangkan Peta Jalan Kependudukan
Menurut Bertha, penguatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari lingkungan paling dasar, yakni keluarga. Rumah tangga memiliki peran penting dalam menyiapkan anak-anak agar tumbuh sehat, memiliki akhlak yang baik, serta mampu bersaing di masa mendatang.
“Kita harus menguatkan dulu dari dasarnya dan dari rumah tangga, menyiapkan anak-anak yang sehat dan siap bersaing untuk menyongsong Indonesia Emas,” kata Bertha.
Ia juga menekankan pentingnya peran ibu dalam keluarga. Menurutnya, ibu merupakan madrasah utama bagi anak-anak dan memiliki peran besar dalam membentuk karakter, akhlak hingga kebiasaan hidup sehat.
Karena itu, orang tua diharapkan dapat memberikan contoh yang baik kepada anak, mulai dari menjaga perilaku, memperhatikan asupan gizi hingga menjaga kesehatan keluarga.
BACA JUGA:Wabup Ogan Ilir Buka Pra Musrenbang Aksi Konvergensi Pencegahan Penurunan Stunting Tahun 2026
Bertha menegaskan, Pemerintah Kota Pagaralam akan terus menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam menyampaikan berbagai program yang berkaitan dengan pembangunan keluarga.
Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan serta memperhatikan perencanaan keluarga, termasuk mengatur jarak kelahiran.
“Mari jaga kesehatan dan jaga jarak kelahiran, jangan terlalu tua dan jangan terlalu rapat. Kita harus mempertahankan kualitas keluarga kita menjadi lebih baik lagi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
