Dengan Energi Transisi, Pertamina Bangun Desa Rentan Jadi Resisten
Desa Padang Sakti, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Aceh. Program Desa Energi Berdikari Pertamina (DEB) menghadirkan energi terbarukan berupa pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 4,4 Kilowatt-peak (kWp) dengan baterai 10 kilowatt per jam --sumeks.co
“Apresiasi internasional ini merupakan kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari masyarakat desa yang telah menjadi bagian dari penggerak perubahan, serta pemerintah daerah dan mitra lokal. Ini menjadi motivasi bagi Pertamina untuk terus menghadirkan inovasi yang berdampak nyata, terutama dalam memperkuat ketahanan desa menghadapi dinamika global,” ujar Baron.
Pertamina telah membangun 252 DEB di seluruh Indonesia. Sebanyak 64% DEB berada di luar Pulau Jawa untuk pemerataan pembangunan. Selain itu, sebanyak 156 DEB memproduksi 15,8 ribu ton bahan pangan beras dan 890,4 ton bahan pangan non beras, untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
BACA JUGA:Presiden Imbau Hemat Energi, Pertamina Bagi Tips Masak yang Lebih Efisien
“Pemanfaatan energi baru terbarukan Pertamina DEB terdiri dari panel surya, mikrohidro, biogas dan energi terbarukan lainnya. Kami berharap dengan pemanfaatan energi transisi, masyarakat desa tidak hanya memiliki ketahanan energi, tetapi juga menggerakkan aktivitas ekonomi,” ungkap Baron.
Ke depan, Pertamina berkomitmen untuk memperluas inisiatif berbasis energi bersih dan pemberdayaan masyarakat. Harapannya, semakin banyak desa di Indonesia yang tidak hanya mampu menghadapi gejolak ekonomi dan perubahan iklim, tetapi juga tumbuh menjadi pusat kemandirian energi dan ekonomi baru.
Pemanfaatan energi baru terbarukan ini juga sejalan dengan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) Pemerintah pada tahun mendatang. Pertamina berkomitmen mendorong transisi energi, tidak hanya menjadi sumber energi namun sebagai upaya menurunkan emisi karbon di Indonesia.
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
BACA JUGA:Pipa Gas Milik Pertamina Bocor, Jalur Desa Gunung Raja Empat Petulai Dangku Muara Enim
BACA JUGA:Berkah Ramadan, UMKM Binaan Pertamina Raup Omzet hingga Dua Kali Lipat di SMEXPO Ramadan 2026
Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, penghentian usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan https://www.danantaraindonesia.co.id/.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




