Setelah itu, matikan api dan biarkan adonan sedikit hangat agar lebih mudah dibentuk.
Selanjutnya, siapkan plastik bersih yang telah diolesi sedikit minyak agar adonan tidak lengket.
Letakkan adonan di atas plastik, tutup dengan lembar plastik lainnya, kemudian gilas menggunakan botol atau alat penggilas hingga setipis mungkin.
Jemur adonan di bawah sinar matahari hingga setengah kering. Potong sesuai selera, kemudian jemur kembali sampai benar-benar kering dan kaku.
BACA JUGA:Kue Dangai Kukus: Camilan Tradisional Palembang dengan Bahan Kelapa Parut
BACA JUGA:Resep Bakso Tahu Kuah Pedas, Camilan Praktis dan Hangat untuk Kumpul Keluarga di Akhir Pekan
Pastikan adonan kering merata sebelum digoreng agar hasilnya lebih renyah.
Setelah kering, goreng keripik dalam minyak panas dengan jumlah secukupnya.
Perhatikan proses penggorengan karena keripik yang tipis dapat matang dengan cepat. Angkat dan tiriskan setelah teksturnya renyah.
Untuk memberi cita rasa, tumis bawang putih, kencur, dan irisan daun jeruk hingga harum. Tambahkan bubuk cabai atau bumbu balado, lalu masukkan keripik dan aduk cepat hingga bumbu merata.
BACA JUGA:Resep Bakso Tahu Kuah Pedas, Camilan Praktis dan Hangat untuk Kumpul Keluarga di Akhir Pekan
BACA JUGA:4 Resep Cemilan Berbahan Makaroni Tampilan Kekinian: Ide Jualan Modal Murah Untung Melimpah
Salah satu kunci membuat keripik kaca adalah menipiskan adonan secara merata. Adonan yang terlalu tebal dapat membuat teksturnya kurang menyerupai keripik kaca.
Selain itu, pastikan adonan benar-benar kering sebelum digoreng dan jangan menggoreng terlalu lama.
Setelah matang, biarkan keripik dingin sebelum dimasukkan ke dalam wadah kedap udara agar kerenyahannya tetap terjaga.
Dengan bahan yang mudah ditemukan dan pilihan bumbu yang beragam, keripik kaca bisa menjadi camilan rumahan yang praktis.