Perwira Ukraina Membelot ke Rusia Tewas Dibom

Jumat 14-08-2026,19:05 WIB
Reporter : Dendi Romi
Editor : Dendi Romi

Karier Shageyev di struktur militer Rusia terus berlanjut.  Pada 2015, dia dilaporkan diangkat menjadi komandan divisi kapal selam di Teluk Sevastopol.

Selanjutnya, pada periode 2017 hingga 2018, dia memimpin kapal selam Rusia B-262 Stary Oskol. Atas tindakannya tersebut, otoritas Ukraina menetapkan Shageyev sebagai subjek dugaan kasus pengkhianatan pada Juli 2022.

BACA JUGA:Militer AS Tembakkan Rudal ke Kapal Kargo di Selat Hormuz

BACA JUGA:Korsel-AS Bakal Gelar Latihan Militer Gabungan, Korut Luncurkan Rudal ke Laut Jepang

Menanggapi insiden tewasnya Shageyev, Myrotvorets, situs web tidak resmi Ukraina yang memuat basis data orang-orang yang dianggap sebagai penjahat perang atau pengkhianat, menyatakan bahwa Shageyev telah "dilikuidasi."

Di sisi lain, pemerintah Ukraina hingga saat ini belum memberikan komentar resmi secara publik terkait serangan bom tersebut.

Aksi ini menambah panjang deretan peristiwa serupa di mana Moskwa menuding Kyiv berada di balik pembunuhan pejabat senior militer serta figur-figur penting yang terhubung dengan upaya perang Rusia. 

Dalam beberapa kasus sebelumnya, sumber-sumber Ukraina sempat mengklaim tanggung jawab, sementara pada kasus lainnya memberikan bantahan.

BACA JUGA:IRGC Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait, Hanggar Pesawat Hingga Gudang Logistik Disasar

BACA JUGA:Tokoh-tokoh Berpengaruh Yordania Desak Pasukan Asing Hengkang, Serukan Batalkan Perjanjian Militer dengan AS

Secara terpisah, Gubernur Razvozhayev juga mengungkapkan bahwa lima orang tewas di Sevastopol pada malam hari sebelumnya. Peristiwa tewasnya lima orang tersebut terjadi selama berlangsungnya operasi pemusnahan sebuah bahan peledak. (dri)

 

Kategori :