SUMEKS.CO - Nasib tragis dialami seorang mantan perwira Angkatan Laut (AL) Ukraina yang membelot ke Rusia. Perwira AL tersebut diketahui bernama Robert Shageyev tewas dalam sebuah ledakan bom di kota Sevastopol, Semenanjung Crimea, Kamis (13/8/2026).
The Independent melaporkan, insiden tersebut merupakan pembunuhan terencana. Kejadian tersebut terjadi saat Shageyev sedang berjalan menuruni tangga bersama seorang temannya.
Saluran televisi pemerintah Russia 24, dengan mengutip Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB), melaporkan bahan peledak diletakkan di dalam tempat sampah dekat sebuah bangku.
Ledakan tersebut disertai dentuman yang sangat keras, menurut keterangan para saksi mata.
BACA JUGA:Panas... Rumania Usir Diplomat Rusia, ini Penyebabnya
Beberapa saksi mengaku sempat melihat seorang wanita yang membawa ransel berdiri di area tersebut sebelum ledakan terjadi. Terkait insiden ini, FSB Rusia mengonfirmasi tewasnya pejabat militer tersebut.
FSB juga mengumumkan penahanan seorang wanita berkewarganegaraan Rusia yang dicurigai sebagai pelakunya.
Melalui saluran Telegram, Gubernur Sevastopol Mikhail Razvozhayev menyatakan tersangka bertindak atas instruksi dari badan intelijen Ukraina.
Meski demikian, Razvozhayev tidak mengidentifikasi nama korban maupun tersangka secara terbuka dalam unggahannya. Rekam jejak Shageyev Shageyev merupakan mantan komandan satu-satunya kapal selam milik Ukraina, Zaporizhzhia.
Dia mengalihkan kesetiaannya kepada Moskwa saat proses pencaplokan Crimea oleh Rusia pada 2014.
BACA JUGA:Rusia Berikan Beasiswa untuk WNI, Tersedia Jenjang S1 Hingga Doktoral
BACA JUGA:Militer AS Berduka, Helikopter Apache Jatuh di Texas, 2 Tentara Tewas
Dia kemudian mengikrarkan sumpah setia kepada militer Rusia dan bergabung dengan Armada Laut Hitam Rusia.
Mengenai peristiwa pada 2014 itu, juru bicara Kementerian Pertahanan Ukraina saat itu menyatakan bahwa kapal selam Zaporizhzhia telah diambil alih dan diletakkan di bawah bendera armada laut Rusia setelah komandannya meninggalkannya.