Modus Baru Terungkap! Densus 88 Minta Pelajar Waspadai Propaganda Radikal di Dunia Maya

Sabtu 18-07-2026,18:50 WIB
Reporter : M Fitri
Editor : Mahmud

Bangun Disiplin Lewat LTBB

Setelah sesi penyampaian materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan latihan dasar baris berbaris.

Menurut tim, LTBB tidak hanya bertujuan melatih fisik, tetapi juga membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, kekompakan, dan jiwa nasionalisme.

Seluruh kegiatan turut dihadiri wakil kepala sekolah, guru, guru bimbingan konseling, hingga tenaga kependidikan SMA Maitreyawira.

Densus 88 Sasar Peserta MPLS

Pada hari yang sama, Satgaswil Pencegahan Sumsel juga menggelar kegiatan serupa di SMA Negeri Sumatera Selatan.

Kegiatan berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 09.00 WIB dan diikuti sekitar 300 siswa baru dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Mengangkat tema "Strategi Pencegahan Paham IRET di Era Digital", kegiatan ini difokuskan untuk membangun kesadaran siswa sejak awal memasuki lingkungan sekolah.

Materi disampaikan Briptu Muhammad Alfarezi.

Ia menjelaskan bahwa tindakan teror tidak muncul secara tiba-tiba.

Menurutnya, proses tersebut biasanya diawali dari sikap intoleran, berkembang menjadi radikal, lalu dapat berujung pada tindakan kekerasan apabila tidak dicegah sejak dini.

Ia kembali menegaskan bahwa terorisme tidak mewakili agama tertentu.

Perbuatan tersebut merupakan tindakan individu maupun kelompok yang menggunakan berbagai alasan untuk membenarkan aksi kekerasan.

Karena itu, masyarakat tidak boleh mudah terprovokasi oleh narasi yang mengaitkan terorisme dengan agama tertentu.

Pelajar Diminta Kritis Memilih Informasi

Selain membahas pengertian IRET, siswa juga mendapatkan penjelasan mengenai pola penyebaran propaganda melalui media sosial.

Kategori :