Densus 88 Edukasi 200 Atlet Anggar soal Bahaya Radikalisme dan Bullying di Palembang
RDPS Cup 2026 Jadi Momentum Densus 88 Kampanyekan Indonesia Bebas Radikalisme dan Bullying--
Densus 88 Edukasi Atlet Muda tentang Bahaya Radikalisme dan Bullying di Kejuaraan Anggar Nasional
PALEMBANG, SUMEKS.CO- Kejuaraan Anggar Tingkat Nasional Piala RDPS Cup 2026 di Kota Palembang tidak hanya menjadi ajang unjuk prestasi para atlet muda, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi untuk memperkuat ketahanan generasi muda terhadap pengaruh negatif, termasuk radikalisme dan perundungan (bullying).
Tim Pencegahan Satgaswil Sumatera Selatan Densus 88 Antiteror Polri hadir dalam kegiatan tersebut dan memberikan sosialisasi kepada sekitar 200 atlet yang berasal dari 19 provinsi di Indonesia.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua IKASI Indonesia H. Agus Suparmanto, Ketua Pengprov IKASI Sumatera Selatan Lukman Ahmady, Staf Ahli Wali Kota Palembang H. Edison, Ketua KONI Kota Palembang Anton Nurdin, serta Ketua Harian KONI Kota Palembang Ali Ruben.
Dalam sosialisasi tersebut, Tim Pencegahan Satgaswil Sumsel yang diwakili Brigpol Putra Yesa dan Briptu Robby Saputra menyampaikan berbagai materi terkait upaya pencegahan Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET), khususnya di kalangan generasi muda.
Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya nilai-nilai kebangsaan dan empat konsensus dasar bangsa sebagai fondasi dalam kehidupan bernegara. Selain itu, para atlet juga dibekali pengetahuan tentang pola penyebaran paham radikal, sasaran kelompok ekstremis, hingga faktor yang membuat remaja rentan terpapar ideologi kekerasan.
Tim Pencegahan Satgaswil Sumsel mengingatkan bahwa kelompok ekstremis kini memanfaatkan berbagai platform digital, mulai dari media sosial hingga permainan daring, untuk menyebarkan pengaruh dan merekrut anggota baru, termasuk menyasar kalangan anak-anak dan remaja.
BACA JUGA:Perkuat Benteng Pelajar dari Paham Radikalisme, Kemenag Sumsel Jalin Sinergi dengan Densus 88
BACA JUGA:Densus 88, BIN, dan Polres OKI Perkuat Pencegahan Radikalisme di Lempuing
Selain isu radikalisme, Densus 88 juga menyoroti dampak negatif bullying terhadap kondisi psikologis remaja. Perundungan dinilai dapat membuat korban mengalami tekanan sosial dan menjadi lebih rentan terhadap pengaruh negatif, termasuk upaya pendekatan dari kelompok radikal.
Karena itu, kehadiran kegiatan olahraga seperti RDPS Cup dinilai memiliki peran penting dalam membangun karakter, menanamkan nilai sportivitas, serta menyediakan ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi diri.
Densus 88 juga mengajak para orang tua untuk lebih aktif mengawasi aktivitas dan pergaulan anak, baik di dunia nyata maupun di ruang digital, sebagai langkah pencegahan terhadap paparan paham ekstremisme sejak dini.
Melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif ini, Densus 88 AT Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam memperkuat nilai kebangsaan serta membangun generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan bebas dari pengaruh radikalisme maupun perundungan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


