Trump Klaim Pertemuan dengan Iran Digelar Hari ini di Qatar

Selasa 30-06-2026,08:15 WIB
Reporter : Dendi Romi
Editor : Dendi Romi

SUMEKS.CO - Rencana perundingan Iran dengan Amerika Serikat (AS) pasca-saling pada akhir pekan lalu, akan digelar di Qatar hari ini Selasa (30/6/2026). 

Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa Iran telah meminta pertemuan yang akan diadakan pada hari Selasa di Qatar. Meskipun, Teheran membantah adanya rencana negosiasi langsung dengan Washington terkait kesepakatan yang bertujuan untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.

Dilansir AFP Selasa (30/6/2026), pengumuman ini muncul setelah Iran mengadakan pembicaraan pertamanya dengan Oman mengenai pengelolaan Selat Hormuz sejak kesepakatan AS-Iran ditandatangani, dan di saat Washington serta Teheran sepakat untuk menghentikan serangan mereka yang sebelumnya sempat merenggangkan kesepakatan tersebut.

BACA JUGA:Saling Serang Dihentikan, Iran-AS Berunding di Doha

BACA JUGA:Kesepakatan-Implementasi Damai Ditandatangani, Iran-AS Saling Serang, ini Pemicunya

"Iran telah meminta pertemuan. Itu akan berlangsung besok (Selasa, 30/6) di Doha," tulis Trump pada hari Senin di platform Truth Social miliknya, tanpa merinci siapa saja pesertanya.

Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, kemudian mengatakan kepada Fox News bahwa utusan AS Steve Witkoff serta penasihat sekaligus menantu Trump, Jared Kushner, "akan terbang ke Doha untuk pertemuan tingkat tinggi minggu ini".

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei, menyatakan bahwa delegasi ahli dari negaranya akan melakukan perjalanan ke Doha minggu ini, namun dengan tegas membantah adanya pertemuan tatap muka dengan pihak Amerika.

BACA JUGA:Perundingan Iran-AS di Swiss Selesai, ini Hasilnya

BACA JUGA:Sah, AS Cabut Sanksi Eskpor Minyak Iran

"Kami belum memasuki tahap negosiasi kesepakatan final," ujarnya, seraya menambahkan bahwa "selama beberapa hari ke depan, kami tidak akan mengadakan pertemuan negosiasi apa pun dengan pihak AS di tingkat mana pun"

Pembicaraan Hormuz

Kendali Iran atas selat yang sangat strategis tersebut telah memicu serangkaian ketegangan, yang terbaru terjadi pada hari Ahad pagi ketika Komando Pusat AS mengatakan telah menyerang 10 target militer Iran atas "agresi Iran yang terus berlanjut terhadap pelayaran komersial".

Iran menyatakan telah membalas dengan serangan terhadap pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain. Blokade tersebut tetap menjadi poin krusial dalam negosiasi.

BACA JUGA:Menlu Iran Ungkap Perundingan dengan AS Menunjukkan Kemajuan Signifikan

BACA JUGA:Kesepakatan Damai Perang Iran-AS Ditandatangani, Delegasi 2 Negara Bahas Implementasi Perjanjian di Swiss

Kategori :