Untuk mengurangi stres, seseorang dapat melakukan meditasi, beribadah, mendengarkan musik, berkebun, atau menjalankan hobi yang disukai.
Tidur cukup selama tujuh hingga sembilan jam setiap malam juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan hormon tubuh.
7. Memanfaatkan Bahan Alami Pendukung
Beberapa bahan alami diyakini memiliki manfaat dalam membantu mengontrol kadar gula darah.
Di antaranya adalah kayu manis, jahe, kunyit, biji fenugreek, serta cuka apel yang dikonsumsi dalam jumlah terbatas.
Meski demikian, bahan-bahan tersebut hanya bersifat pendukung dan tidak dapat menggantikan pengobatan medis yang telah diresepkan dokter.
8. Menghindari Rokok dan Membatasi Alkohol
Merokok serta konsumsi alkohol berlebihan dapat memperburuk pengendalian gula darah dan meningkatkan risiko komplikasi pada penderita diabetes.
Karena itu, menghentikan kebiasaan merokok dan membatasi konsumsi minuman beralkohol menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan tubuh.
Masyarakat juga perlu mewaspadai sejumlah gejala yang mengindikasikan kadar gula darah tinggi, seperti sering haus, sering buang air kecil, berat badan turun tanpa sebab yang jelas, luka sulit sembuh, hingga penglihatan yang mulai kabur.
Dengan menerapkan pola hidup sehat secara konsisten, risiko terkena diabetes maupun komplikasi akibat gula darah yang tidak terkontrol dapat diminimalkan.
Perubahan kecil yang dilakukan sejak sekarang dapat menjadi investasi kesehatan yang sangat berharga di masa depan.