Jangan Tunggu Mogok, Ini Tanda Dinamo Power Steering Mulai Lemah

Kamis 11-06-2026,07:53 WIB
Reporter : Tri
Editor : Wiwik

Cara mendeteksi kerusakan dinamo power steering secara mandiri sebenarnya cukup sederhana. Langkah pertama adalah memperhatikan perubahan karakter kemudi sehari-hari. Jika setir mulai terasa lebih berat, muncul getaran yang tidak biasa, atau bantuan kemudi terasa hilang sesaat, kondisi tersebut perlu segera diperiksa.

Pemilik kendaraan juga dapat memperhatikan indikator EPS pada dashboard. Jika lampu peringatan menyala, pemeriksaan menggunakan alat diagnostik sangat dianjurkan agar kerusakan dapat diketahui secara pasti. 

Pada kendaraan modern, sistem komputer biasanya menyimpan kode kesalahan yang dapat membantu teknisi menentukan sumber masalah dengan lebih cepat.

BACA JUGA:Garasi Sultan Artis Indonesia 2026 Bikin Melongo, Mobil Listrik Mewah Ini Jadi Favorit Selebriti

BACA JUGA:Solarky SUN V Mobil Listrik Ngecas Baterai Cukup Dijemur Saja, Punya Solar Panel Mandiri Harga Rp150 Juta

Menurut berbagai bengkel resmi dan spesialis sistem kemudi, biaya perbaikan EPS sangat bergantung pada jenis kerusakan. Gangguan ringan seperti konektor bermasalah atau sensor yang perlu dikalibrasi biasanya membutuhkan biaya yang relatif lebih rendah. 

Namun jika motor listrik atau modul kontrol harus diganti, biaya perbaikan dapat mencapai jutaan rupiah tergantung jenis kendaraan dan ketersediaan suku cadang.

Karena itu, pemeriksaan sejak dini menjadi langkah yang paling efektif untuk mencegah kerusakan lebih besar. Perawatan sistem kelistrikan kendaraan, menjaga kondisi aki tetap prima, serta melakukan servis berkala sesuai jadwal pabrikan dapat membantu memperpanjang usia komponen EPS.

Dinamo power steering elektrik yang mulai lemah biasanya memberikan sejumlah tanda sebelum mengalami kerusakan total. Setir yang semakin berat, lampu indikator EPS menyala, kemudi terasa tidak konsisten, hingga munculnya getaran atau suara tidak normal merupakan gejala yang perlu mendapat perhatian. 

Kategori :