Namun kondisi tersebut menunjukkan adanya gangguan yang perlu segera didiagnosis menggunakan alat pemindai elektronik agar sumber masalah dapat diketahui secara akurat.
BACA JUGA:5 Rekomendasi Ban yang Cocok untuk Mobil Listrik, Dibekali Fitur Pengedap Suara
Gejala lain yang sering muncul adalah kemudi terasa tidak konsisten. Pada satu kondisi setir terasa ringan seperti biasa, tetapi beberapa saat kemudian mendadak lebih berat. Perubahan karakter kemudi yang tidak stabil ini sering terjadi ketika motor listrik atau modul kontrol mulai mengalami gangguan internal.
Dalam beberapa kasus, pemilik kendaraan juga melaporkan adanya getaran ringan pada setir ketika kendaraan digunakan. Getaran tersebut bisa muncul akibat motor EPS bekerja tidak normal atau adanya masalah pada sensor torsi yang bertugas membaca gaya putaran kemudi. Ketika sensor memberikan data yang tidak akurat, sistem bantuan kemudi dapat bekerja tidak sesuai kebutuhan.
Menurut teknisi spesialis sistem kemudi kendaraan, suara dengungan atau bunyi elektrik yang tidak biasa dari area kolom setir juga perlu diwaspadai.
Meskipun sistem EPS bekerja dengan motor listrik yang relatif senyap, kerusakan pada dinamo atau komponen pendukung dapat memunculkan suara yang sebelumnya tidak pernah terdengar.
BACA JUGA:Bukan Sekadar Gaya, Ini Alasan Tokoh Publik Dunia Ramai-Ramai Beralih ke Mobil Listrik
BACA JUGA:Bukan Mimpi, Ngecharge Mobil Listrik Cuma Butuh Waktu 5 Menit, Nyaris Sama Seperti Ngisi BBM di SPBU
Penyebab kerusakan dinamo power steering elektrik cukup beragam. Salah satu yang paling sering ditemukan adalah usia pemakaian. Seiring waktu, komponen motor listrik mengalami keausan pada bagian internal sehingga efisiensi kerjanya menurun.
Kondisi ini lebih cepat terjadi pada kendaraan yang sering digunakan di area perkotaan dengan frekuensi parkir dan manuver yang tinggi.
Faktor kelistrikan juga berperan besar terhadap kesehatan sistem EPS. Tegangan aki yang tidak stabil dapat memengaruhi performa motor listrik dan modul kontrol.
Menurut sejumlah bengkel spesialis elektronik kendaraan, aki yang mulai lemah sering menjadi penyebab munculnya gangguan pada berbagai sistem elektronik, termasuk power steering elektrik.
BACA JUGA:Mobil Listrik Bekas Terus Diburu, Simulasi Cicilan Jadi Pertimbangan Utama Pembeli di Mei 2026
BACA JUGA:Jangan Langsung Tanda Tangan Kredit! Ini Checklist Penting Sebelum Beli Mobil Listrik Bekas
Selain itu, konektor dan kabel yang mengalami korosi atau gangguan kontak juga dapat menyebabkan sistem EPS bekerja tidak normal. Lingkungan yang lembap, usia kendaraan, atau proses perbaikan yang kurang tepat berpotensi memengaruhi kualitas sambungan kelistrikan pada sistem ini.