SUMEKS.CO,- Perayaan Hari Raya Iduladha setiap 10 Dzulhijjah selalu identik dengan penyembelihan hewan kurban, mulai dari kambing hingga sapi berukuran jumbo dengan bobot yang berbeda-beda.
Di momen inilah, panitia kurban di masjid maupun mushala biasanya dibuat sibuk mengatur proses pemotongan hingga pembagian daging kepada masyarakat.
Namun, tahukah Anda ternyata ada cara unik yang dipercaya cukup akurat untuk mengetahui berat daging sapi kurban tanpa harus menggunakan timbangan besar?
Cara ini bahkan sudah cukup dikenal di kalangan juru sembelih hewan halal atau Juleha, terutama saat proses penyembelihan dilakukan di lokasi yang minim fasilitas timbang.
BACA JUGA:Ingin Berkurban Tiap Tahun? Ini Tips Mengatur Keuangan dan Tabungan Kurban
Banyak masyarakat selama ini mengira seekor sapi dengan bobot besar otomatis menghasilkan daging dalam jumlah yang sama besar.
Padahal, berat hidup sapi tidak sepenuhnya berubah menjadi daging siap konsumsi.
Niat berkurban setiap tahun bisa diwujudkan dengan pengelolaan keuangan yang tepat. --
Dalam perhitungan umum, berat daging sapi kurban ternyata hanya sebagian dari total bobot hidup hewan tersebut.
Dikutip dari berbagai sumber informasi, Rabu 13 Mei 2026 termasuk perhitungan dari dinas terkait, seekor sapi dengan bobot hidup sekitar 350 kilogram biasanya hanya menghasilkan karkas sekitar 50 persen atau sekitar 175 kilogram.
Karkas sendiri merupakan bagian tubuh sapi setelah dipotong dan dipisahkan dari kepala, kaki, kulit, darah, serta organ dalam tertentu.
Dari total karkas itu, berat daging murni yang bisa dikonsumsi umumnya hanya sekitar 70 persen.
BACA JUGA:Jelang Iduladha 2026, Harga Sapi dan Kambing Kurban Mulai Merangkak Naik
BACA JUGA:Hukum Arisan Hewan Kurban Menurut Syariat Islam: Cara Menabung Kurban Paling Populer di Masyarakat