SUMEKS.CO - Meski ikan sapu-sapu bisa dikonsumsi bila berasal dari perairan bersih, masyarakat tetap harus waspada.
Belakangan ini banyak masyarakat ditakutkan dengan isu siomay yang ternyata dibuat dari ikan sapu-sapu.
Sebelumnya, ikan sapu-sapu memang kerap dianggap sebagai hama di perairan karena populasinya yang cepat berkembang dan sering mengganggu ekosistem, sehingga dilakukan banyak pembasmian.
Kini, muncul kekhawatiran baru ketika ikan tersebut dijadikan bahan makanan, terutama bila berasal dari perairan tercemar yang bisa membahayakan kesehatan.
BACA JUGA:Update Harga BBM Terbaru: Kenaikan Diesel Jadi Sorotan Senin 11 Mei 2026
BACA JUGA:5 UMKM di OKI Segera Miliki Sertifikat Halal, Setiap Tahun Bertambah
Siomay dengan bahan ikan sapu-sapu ini sering menimbulkan rasa hambar dan berpotensi membahayakan kesehatan bila tidak selektif.Berikut adalah detail cara membedakannya:
Meski ikan sapu-sapu bisa dikonsumsi bila berasal dari perairan bersih, masyarakat tetap harus waspada. --
• Warna
Siomay ikan sapu-sapu cenderung berwarna kusam, gelap, atau keabu-abuan, sedangkan siomay tenggiri asli berwarna lebih putih cerah.
• Aroma
Siomay berbahan sapu-sapu tercium bau amis yang tajam atau bau lumpur yang janggal, tidak segar seperti bau khas ikan tenggiri.
BACA JUGA:Pesawat Turkish Airlines Terbakar saat Mendarat di Bandara Kathmandu
BACA JUGA:8 Tips Agar Tanaman Cabe Tumbuh Subur dan Berbuah Lebat untuk Petani Pemula
• Tekstur